*4 Kebohongan MLM Yang Sering Didengung-dengungkan*
09 Oct 2006 | 08:32 AM WIB


Sering kita dengar dalam berbagai presentasi pembicara yang dengan penuh
semangat menjelaskan keunggulan-keunggulan multilevel marketing. Beberapa
hal yang seringkali kita dengar adalah:

1.     Bahwa, harian terkemuka di Amerika Serikat The Wall Street Journal
mengatakan sampai dengan tahun 2000, akan ada 60 – 70% dari seluruh barang
dan jasa di dunia yang dijual melalui sistem MLM.

2.     Bahwa, Network Marketing diajarkan di sekolah bisnis Harvard dan
Stanford, sebagaimana juga di beberapa sekolah dan universitas terkemuka di
seluruh Amerika Serikat.

3.     Bahwa, lebih dari 20% dari orang terkaya di Amerika mendapatkan
kekayaannya melalui Network Marketing.

4.     Bahwa, John Naisbitt dalam bukunya yang laris Megatrends, mengatakan
bahwa Network Marketing adalah gelombang atau trend di masa depan.

Dan, berikut di bawah ini adalah beberapa fakta yang menyertainya, yaitu
bahwa:

1.     The Wall Street Journal tidak pernah membuat pernyataan ataupun
'hanya' menulis atau memberitakan tentang network marketing atau
metode-metode network marketing.

2.     Harvard maupun Stanford tidak mengajarkan apapun tentang MLM.
Demikian juga Sekolah-sekolah dan universitas-universitas lain di Amerika
Serikat. Professor Thomas Bonora dari Harvard Business School menjelaskan,
sebagaimana dimuat di dalam jurnal Marketing News, sebagai berikut: *"We do
not teach such methods [MLM] at the **Harvard** **Business** **School**;
they are not part of the curriculum; to my knowledge, they are not taught at
this or any other reputable business school in the country… Multi-Level
Marketing schemes, like chain letters and other devices, sometimes are at
the borderline of what is legal –and over the borderline of what is ethical
. . ."*

3.     Fakta menunjukkan bahwa sebanyak kurang lebih 90% milyuner di Amerika
mendapatkan kekayaannya melalui real estate, kemudian berturut-turut dari
manufaktur atau distribusi, Hightech, franchising, dan dunia hiburan. Kita
tahu ada Donald Trump di real estate, ada keluarga Ford di industri mobil,
juga Sam Walton dengan Wallmart-nya di distribusi, ada Bill Gates dan Steve
Jobs dengan komputer dan perangkat lunaknya. Ada Ray Kroc dengan McDonald's,
dan juga Oprah Winfrey di dunia hiburan. Jadi angka 20 % untuk MLM adalah
kebohongan. Memang ada beberapa orang menjadi kaya dengan bergerak di bidang
MLM, namun tidak atau belum mencapai angka sekian itu.

4.     Terakhir adalah bahwa John Naisbitt tidak pernah menyebut Network
Marketing baik di dalam bukunya Megatrends, Megatrends 2000, Megatrends for
Women, atau di buku-bukunya yang lain. Bahkan John menekankan bahwa tidak
ada network marketing atau MLM di dalam index buku-bukunya.

Semua informasi tersebut di atas digali dan didapat oleh John Milton
Fogg<http://www.greatestnetworker.com/>(2002), penulis buku-buku
tentang network marketing, pencipta dan pendiri
dua buah majalah MLM, juga seorang trainer bagi pembangun jaringan. Bahkan
mendapat julukan The Greatest Networker in the World.

Jelas bahwa Mr. Fogg tidak ingin para distributor MLM membangun jaringannya
dengan kebohongan-kebohongan. Sarannya yang luar biasa adalah,


*"Please –Do not say false and misleading things about network marketing to
anyone. If you are insecure about the legitimacy of this business and feel
the need to bolster up your courage and confidence– please shut up 'till you
bone up and grow up…"*


Karena, bagaimanapun masih banyak hal-hal positif tentang network marketing
yang bisa disampaikan atau didiskusikan.>

Then, how about Tiens?
Ini semua gak ada hubungannya dengan bisnis kita di Tianshi. Kenapa? Karena
kita tidak perlu berbohong untuk membangun jaringan di Tianshi. Apabila ada
downline anda, ada orang-orang di jaringan kita yang menyampaikan
kebohongan-kebohongan tersebut di atas. Segera ingatkan mereka.
Sumber: Total 
Wellness<http://totalwellness.blogsome.com/2006/07/16/4-kebohongan-mlm/>

Copyright (c) 2006 Lion Network International. All Right Reserved. Powered by
RichColors, in corporation with Ravewarrior Design<http://www.ravewarrior.net/>
.

Regards


- Moza -
Phone  :   021- 93563344
HP       :   0816-1864545
E-Mail  :   [EMAIL PROTECTED] /
                [EMAIL PROTECTED]

 Saya tahu nasihat Benjamin Franklin, "Jangan Menunda Hingga Esok, Apa yang 
dapat Anda kerjakan hari ini". Ingatlah, jika Anda berpikir dan bertindak dalam 
istilah sekarang pasti membuat segala sesuatunya selesai, tetapi kalau Anda 
menggunakan istilah nanti, besok, minggu depan, bulan depan, suatu saat, suatu 
hari, maka biasanya Anda akan gagal. Tumbuhkan dalam diri Anda..."kebiasaan 
bertindak". Kebiasaan bertindak pasti mengantarkan Anda menuju kesuksesan 
hidup. 

Kirim email ke