Ya mestinya Danareksa bisa lah membantu emiten untuk mendapatkan partner 
penjamin emisi atau membantu mencarikan standby buyer atau penjaga harga 
minimal pada hari pertama listing. Ini kritik saya supaya nantinya Danareksa 
tidak ditinggalkan investor saham IPO maupun emiten. Takutnya kalau begini 
terus Danareksa bisa kehilangan kepercayaan lho.Tapi apalah saya ini, yang cuma 
"investor kelas teri".



 
From: Yuga Wijanarko
Sent: Kamis 08/11/2007 6:51
Cc: BOARD OF DIRECTOR; Bahrinudin; Harunsyah; Lisa Purbasari R; M. Yanuar 
Pranuradhi; Masagung Dewanto; Muhammad Aidil; REFERRAL BANK DANAMON; 
RETAIL-MITRA- DANAMON; RETAIL-MTRA- BALI; Ricky Yanto; SID-BANDUNG; SID-BSD; 
SID-DEPOK; SID-KELAPAGADING; SID-LKBN; SID-MAKASSAR; SID-MD; SID-PALEMBANG; 
SID-PI; SID-PLUIT; SID-POSINDO; SID-PURI; SID-PUSAT; SID-SAMARINDA; SID-SBY; 
SID-UI; SID Bali; Sony Wilaksono; Sujadi; Visa Maulina
Subject: RE: mohon bantuan penjelasanCc: BOARD OF DIRECTOR; Bahrinudin; 
Harunsyah; Lisa Purbasari R; M.


Penjelasannya bisa dilihat dari sejarah IPO yang mendapatkan 30% dari 
bookbuilding, contohnya PGAS, dimana untuk menjaga harga para underwriter CSFB, 
ABN Amro, dan Danareksa bekerjasama sebagai standby buyer selama 1-2 minggu 
supaya tidak melorot, dan yes, ada bule dari credit suisse nangkring di dealing 
room for 2-weeks.Kalau tidak salah CFSB sama ABN juga ngambil posisi. Yang 
dijual untuk CTRP juga expektasi sama dengan PGAS dulu di 2003.
Untuk hari pertama PGAS naik 14% tetapi setelah penjagaan harga tidak dijaga 
lagi turun. Untuk CTRP yang mendapatkan penjatahan 30% logiknya bisa turun 
apabila tidak ada foreign standby buyer seperti CSFB dan ABN Amro. Danareksa 
tidak mungkin bisa menjaga sendiri harga IPO CTRP. Jadi jangan menyalahkan 
danareksa , tetapi CTRP yang tidak bisa mengandeng pihak asing untuk menjaga 
harga seperti PGAS.
It's a simple supply dan demand story. Dari contoh program saham karyawan 
danareksa, cuma ada 10 peminat CTRP dibandingkan dengan 160 peminat untuk Jasa 
Marga. Timing CTRP memang kurang baik,karena bersaing head to head dengan Jasa 
Marga.
Bisa juga dilihat bahwa sudah banyak saham properti yang listing dan dari 
Ciputra sendiri sudah ada CTRS dan CTRA jadi CTRP bukan sesuatu yang istimewa





      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke