bayangin kalo google bener2 nekad ngeluarin handphone dengan basis voip.
apa gak ISAT ikutan jerit2 tuh...

emang pemerintah kita mentalnya masih kayak tukang catut. karena kebiasaan 
disuapin mereka jadi kurang inovasi dan pengembangan...jadinya ya terpuruk 
terus...swasta dan asing lah yang berjaya. 

pada akhirnya, prinsip survival of the fittest lah yang paling 
berjalan...yang kuat yang bertahan hidup. andai emang swasta dan asing yg 
kuat, mau gak mau pemerintah cuma bisa 'menang' undang-undang (sebagai 
senjata pamungkas mereka kalo kepepet)...

IHSG akan turun? mungkin tidak untuk selamanya,...dari analogi diatas, 
negara kita tidak bermasalah, yang bermasalah adalah pemerintah kita...
untuk acuan investasi, masih banyak lubang dan celah yang bisa digali. 
pertanyaannya: justru apakah kita ingin mempertahankan dan meningkatkan 
kualitas bursa di Indo ato hanya cari coan sehari saja, kayak asing?

dengan bursa yang dibanjiri dana asing, retail, bandar dan swasta...justru 
akan semakin mempersempit gerak pemerintah, dan (semoga) mereka sadar 
diri. karena dengan adanya bursa yang sehat, maka seharusnya ekonomi pun 
sehat, banyak lapangan kerja, banyak bisnis dan usaha dan kembali lagi 
kepada pertumbuhan ekonomi...yang mana ujung2nya adalah makin tebalnya 
kantong kita masing2...saat ini adalah saat 'cobaan'.

gimana prinsip investasi dan tujuan investasi kita, itu yang menentukan 
hasil akhirnya..

<<image/gif>>

Kirim email ke