Selasa, 04/12/2007 14:02 WIB
 Ekspor Batubara Dibatasi Mulai Tahun 2009
   Alih Istik Wahyuni - detikfinance
 
   Jakarta - Rencana pembatasan ekspor batubara Indonesia akan berlaku mulai 
2009 hingga 2025. Hal ini dilakukan untuk menjamin pasokan dalam negeri yang 
makin meningkat.

Dalam dua tahun ke depan, misalnya kebutuhan batubara nasional diperkirakan 
meningkat tajam seiring beroperasinya proyek pembangkit 10.000 MW yang semuanya 
berbahan bakar batubara.

Selain itu, dengan melonjaknya harga minyak dunia, makin banyak industri yang 
beralih ke bahan bakar batubara.

Namun Dirjen Mineral Batubara dan Panas Bumi Departemen ESDM Simon Sembiring 
menegaskan, pembatasan hanya akan dilakukan jika kebutuhan dalam negeri memang 
meningkat. Jika ternyata kenaikannya tidak sebesar yang diperkirakan maka 
pembatasan ekspor bisa diperlonggar.

"Jadi kebijakan ini sangat dinamis untuk kuota ekspor. Kita tetapkan hingga 
tahun 2025," ujar Simon di sela-sela dialog nasional pengembangan investasi 
pertambangan sektor Minerbapabum di Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12/2007).

Produksi batubara Indonesia tahun ini diperkirakan mencapai 198 juta ton. 
Sebesar 60% diantaranya diekspor karena sudah dikontrak. Sementara 40% sisanya 
digunakan dalam negeri.

Sebelumnya Jepang pernah mempertanyakan rencana pembatasan ekspor batubara 
tersebut. Menurut para investor Jepang itu, pembatasan hanya akan menghambat 
investasi asing.
       
---------------------------------
Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.

Kirim email ke