Good news  bg DEWA...

Siapkan Dana US$ 31 Juta, Darma Henwa Ekspansi ke Infrastruktur                 
                                                                           
26/12/2007 10:09:10 WIB                      Oleh Jauhari Mahardhika
  
 JAKARTA, Investor Daily
 Perusahaan jasa kontraktor penambangan batubara, PT Darma Henwa Tbk berencana 
ekspansi ke sektor infrastruktur. Perseroan mengincar proyek pembangunan jalan 
di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
   
 Darma Henwa dapat memeroleh proyek tersebut karena akan menyediakan dana US$ 
109 juta atau sekitar Rp 1,01 triliun untuk Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. 
Dana itu akan digunakan pemerintah setempat untuk proses divestasi 3% saham PT 
Newmont Nusa Tenggara (NNT).
  
 “Keuntungan bagi kami sebagai penyedia dana adalah peluang untuk mengerjakan 
proyek infrastruktur di Sumbawa Barat. Kami lebih cenderung ke proyek-proyek 
jalan,” kata Sekretaris Perusahaan Darma Henwa Devindra Ratzarwin kepada 
Investor Daily di Jakarta, belum lama ini.
  
 Menurut dia, DPRD Sumbawa Barat sudah merekomendasikan Darma Henwa sebagai 
peserta penyedia dana yang diutamakan (preferred bidder) terkait divestasi 3% 
saham NNT. Peserta lainnya seperti PT Bumi Resources Tbk, PT Recapital, Newmont 
Indonesia Ltd-Nusa Tenggara Mining Corporation (pemegang saham NNT), dan Credit 
Suisse bakal tersingkir.
  
 “Keputusannya akan ditandatangani bupati pada akhir tahun ini atau Januari 
2008. Tapi, bupati akan mempertimbangkan masukan dari DPRD,” jelas Devindra. 
  
 Darma Henwa kini mendirikan anak usaha untuk fokus di bidang infrastruktur, PT 
Darma Henwa Services. Devindra mengaku, bidang infrastruktur merupakan bisnis 
baru bagi perseroan. Selama ini, Darma Henwa bergerak sebagai kontraktor 
penambangan batubara terintegrasi.
  
 Untuk bisnis infrastruktur, Darma Henwa siap menyediakan dana sebesar US$ 31 
juta atau sekitar Rp 288,3 miliar untuk PT Darma Henwa Services. Dana tersebut 
akan diambil dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) 
saham perseroan.
  
 Selain itu, perseroan berencana untuk ekspansi ke bidang kontraktor pembangkit 
listrik (power plant) pada 2008. “Perseroan akan menjadi holding, tapi tetap 
menerima proyek-proyek kontraktor penambangan,” ujar Devindra.
  
 Kaji Pendanaan
 Sementara itu, Presiden Direktur Darma Henwa Abdurrahman Kunwibowo mengatakan, 
perseroan kini sedang mengkaji berbagai alternatif sumber pendanaan untuk 
divestasi 3% saham NNT senilai US$ 109 juta. “Nanti kami ungkapkan ke publik 
sumber dananya, apabila kami sudah resmi menjadi pemenang,” kata dia.
  
 Sebelumnya, Presiden Komisaris Darma Henwa Rini Mariani Soemarno mengaku, 
proyek pembiayaan divestasi saham Newmont tersebut sangat strategis bagi 
perseroan. Sebab, perseroan perlu perluasan usaha dari kontraktor penambangan 
batubara ke nikel, emas, tembaga, bahkan power plant.
  
 Darma Henwa menargetkan pendapatan tahun ini sebesar US$ 252 juta atau tumbuh 
sekitar 48% dari tahun lalu sebesar US$ 170,6 juta. Dengan demikian, bila 
proyek pembiayaan divestasi Newmont memberikan kontribusi 5%, pendapatan 
perseroan hingga akhir 2008 bisa menembus US$ 264,6 juta.
  
 Pada perdagangan Rabu (19/12), saham perseroan dengan kode DEWA ditutup 
stagnan di level Rp 700. Total volume saham yang ditransaksikan sebanyak 97,62 
juta lot senilai Rp 67,81 miliar. 

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke