Menurut saya, 
  riset dibuat dengan memperhatikan banyak faktor,
  baik itu rencana perusahaan yang direcomendasikan atau secara technical.
  Tentunya riset dibuat bukan hanya menggunakan intuisi biasa.
  Tapi dilain pihak,
  Sorang riset daat diangap kiper dalam permainan sepak bola.
  Bila terjadi gol, memang tendangan pemain lawan kencang.
  Bila berhasil menyelamatkan gawang, dia langsung dipuji.
  Jadi sebaiknya buktikan dulu kebenaran dari riset tersebut dan perkembangan 
saham regional baru kita mengeksekusi.
  Bgmn ????
  Just trust yourself.
  Happy trading
  

shm indo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            seharusnya nurani peneliti harus bebas dari unsur kepentingan...
  mungkin perlu riset independen...
  sehingga tidak "untuk kendaraan" dari sekuritas yg "tidak pas" 
  bgm meneurt anda?

Jack Cowok <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        Jangan pernah baca /percaya sama riset2 yang di buat oleh sekuritas.
  Terutama sekuritas2 besar.
  Karena 95% riset dibuat untuk kepentingan INVESTASI mereka.
   
  Masih ingat kasus ANTM yg di guyur ML berhari hari, lalu keluar riset ANTM 
akan ke Rp.2.600,. ? Ternyata malah naik ke Rp.5.000,- an, New High terus.
   
  RISET Hanya dibuat kalau MEREKA bermaksud jual atau beli.
   
  Kalau mau beli, mereka buat RISET downgrade setelah jual di HIGH.
  Kalau mau jual, mereka buat RISET upgrade setelah buy di LOW
   
  DON'T BELIEVE ALL RISET.
   
   
  Salam Gain
  JACK
   
   
   
    
---------------------------------
  Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.   




  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

                         

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke