Jumat, 27 Juni 2008 | 05:30 WIB
NEW YORK, JUMAT - Rangkaian laporan negatif di bidang ekonomi diantaranya
lonjakan
harga minyak telah menjadi pemicu anjloknya nilai Dow Jones hingga
hampir 360 poin atau terendah dalam hampir 2 tahun terakhir. Pasar juga
khawatir terhadap isyarat baru keguncangan di industri finansial,
teknologi tinggi serta otomotif.
Komentar miring analis
menyeret nilai saham General Motors Corp. ke poin terendah dalam waktu
lebih dari 3 dasawarsa. Untuk pertama kalinya, harga minyak dunia
menembus 140 dolar AS per barrel setelah presiden OPEC memprediksi
kemungkinan harga minyak dapat mencapai lebih 150 dolar AS per barrel
tahun ini. Selain itu, Libya juga menyampaikan kemungkinan rencananya
memotong produksi minyak.
Lonjakan harga minyak dunia
menaikkan kemungkinan harga bensin, yang rata-rata meningkat 4 dolar AS
per galon di AS beberapa pekan lalu, kembali melonjak. Kenaikan harga
bahan bakar minyak ini telah berdampak ke lonjakan harga kebutuhan
pokok dan sejumlah layanan lain di AS.
Indeks Dow Jones merosot
358,41 poin atau lebih dari 3 persen serta ditutup pada 11.453,42 atau
angka penutupan terendah sejak 11 September 2006. Kalangan investor
bergegas mengalihkan perhatian mereka ke investasi obligasi yang
dinilai relatif aman saat nilai saham menemui keguncangan.
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/