TBLA lagi-lagi sedang longsor, apakah akan menuju titik nadir harga 355 seperti seperti di awal April 2008? Optimisme dari analisis fundamental di awal Juni menuju 1000 semakin jauh dari kenyataan.... Apakah fundamental tidak berlaku dalam masa roler coaster saham saat ini? Atau seperti para juragan Jasa Marga yang tidak negajaga nilai saham setelah IPO, padahal jalan tol tidak pernah rugi. Mohon pencerahan dari para pakar Terima kasih. Salam Joseph
