salam kenal. setelah membaca email ini,saya tetap belum bisa memahami wd list ini. terutama tabel wd list sebelah kanan (yang tertulis candle, color, bodies, moving averages, breakout, hi/lo). mohon pencerahannya. --- On Mon , 7/14/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] Subject: [saham] Fwd: WD Watch List - 080714 + sedikit catatan tentang pemahaman WD Watch List To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [email protected], [EMAIL PROTECTED] Date: Monday, July 14, 2008, 1:20 PM Biasanya seminggu sekali saya memforward WD Watch List ke milis lain di luar milis [EMAIL PROTECTED] ps.com. Walaupun WD Watch List dibuat menggunakan analisa teknikal yang relatif sederhana, beberapa netter, terutama yang belum mengerti analisa teknikal, kadang menanyakan via japri mengenai cara memahami/menggunaka n WD Watch List. Berikut saya forwardkan posting di milis meta-noia mengenai hal tersebut, sekaligus dengan WD Watch List edisi terakhir untuk studi kasus.... Semoga bermanfaat dan bisa memberi sedikit pencerahan.. .. Rgds Note: WD Watch List di-publish setiap hari bursa di milis [EMAIL PROTECTED] ps.com, join for free... ============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ---------- Forwarded message ---------- From: w | i | d | h | i | e <[EMAIL PROTECTED] com> Date: Mon, 14 Jul 2008 19:54:50 +0700 Subject: WD Watch List - 080714 + sedikit catatan tentang pemahaman WD Watch List To: [EMAIL PROTECTED] ps.com Saya membuat sedikit tulisan bagi member baru yang belum mengerti bagaimana cara memahami/menggunaka n WD Watch List. Hal-hal seperti di bawahlah yang dibahas lebih dalam pada workshop WD Watch List (Batch XI) yang rencananya akan diadakan pada tanggal 2 Agustus 2008 Informasi workshop selengkapnya bisa dilihat di link : groups.yahoo. com/group/ meta-noia Rgds ============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= === Bagi pemula yang belum mengerti analisa teknikal, WD Watch List mungkin terlalu rumit dan berwarna-warni karena begitu banyak indikator dan warna-warna yang terlihat. Kenapa satu saham memiliki banyak sinyal di sebelah kanan, sementara yang lain kosong? OK, kabar bagusnya : anda tidak perlu melihat semua saham satu demi satu, hanya untuk mencari saham yang secara teknikal menarik. Bagaimana caranya ? Sebelumnya perlu diingat lagi pengertian dan batasan dari apa yang disebut "secara teknikal menarik" yaitu walaupun suatu trend bullish selalu diawali oleh "sinyal-sinyal teknikal yang menarik", bukan berarti bahwa setiap "sinyal teknikal yang menarik" akan selalu diikuti oleh trend bullish. Nah, kegiatan perencanaan trading pada bagian besar adalah mencari sinyal-sinyal tersebut untuk mencari peluang yang muncul (di samping juga menentukan apa yang akan dilakukan terhadap saham dalam portofolio). Karena trading plan sebaiknya dilakukan secara rutin setiap hari, maka saya membuat "WD Watch List" setiap hari agar 'pekerjaan rumah' ini menjadi lebih praktis dan simpel. WD Watch List sering saya sebut sebagai "sistem pemetaan" ketimbang "stock pick" karena semua saham disajikan dalam list. Sebagaimana halnya peta, perlu pemahaman tersendiri agar dapat mengenali lokasi/saham yang menarik dan tidak justru terjebak di lokasi/saham- saham yang berbahaya, ataupun berkeliling di semua lokasi/saham hanya untuk mencari-cari lokasi/saham- saham yang menarik. Selanjutnya saya jelaskan fitur-fitur yang membuat WD Watch List dapat membantu aktifitas trading plan menjadi praktis dan simpel : 1. Sistem Indicator Coloring / pewarnaan indikator WD Watch List menggunakan pewarnaan yang berbeda antara sinyal yang secara teknikal mengarah ke bullish (background putih) dan sinyal yang secara teknikal mengarah ke bearish (background merah). Dengan metode ini, pengamatan broad market secara singkat dapat dilihat dari sebaran warna yang terlihat. Semakin banyak warna merah di atas, maka kemungkinan market sudah overheat, sebaliknya semakin banyak sinyal dengan background putih di bawah, maka kemungkinan market akan rebound 2. Sistem Sorting / Pengurutan Sistem pengurutan di WD Watch List membuat saham-saham yang cocok untuk trader "Buy High Sell Higher" terangkat ke bagian atas, dan sebaliknya saham-saham yang cocok untuk trader "Buy Low Sell Higher" 'terdesak' ke bagian bawah. Dengan bantuan indikator-indikator di bagian kanan, maka secara simpel pemahamannya adalah, bagi penggemar "Buy High Sell Higher", waspadai/hindari saham-saham yang telah memberi sinyal overheat/sinyal bearish (ditandai dengan background merah), karena koreksi mungkin akan datang sebentar lagi, sementara bagi trader berkarakter "Buy Low Sell Higher", cari saham-saham di bagian bawah yang telah menunjukkan sinyal bullish/rebound (ditandai dengan background putih). 3. Sistem Zoning / Zonanisasi Mempertajam fungsi sorting, maka "WD Watch List" juga menggunakan sistem zoning, yang terlihat pada bagian kiri dari list. Dipisahkan oleh garis tebal sebagai pemisah antara satu dengan yang lain, ada 4 zone (zone 1 s/d 4 dari atas ke bawah) yang merepresentasikan posisi harga terakhir saham terhadap harga historisnya masing-masing. Pembagian antar zone ini dilakukan otomatis oleh komputer menggunakan kriteria tertentu, jadi bukan merupakan opini subyektif yang bisa jadi berubah sewaktu-waktu. Dengan melihat komposisi antar zone, kita bisa mendapat gambaran dari pergerakan relatif atau situasi dari market secara umum. Ketika pasar dalam kondisi bullish/overheat, banyak saham berada di zone 1 dengan menyisakan sedikit saham di zone 4. Sebaliknya ketika terjadi crash, mayoritas saham akan berada di zone 4, dan menyisakan, atau bahkan tidak ada satupun saham yang menghuni zone 1. Dari pengamatan selama ini, komposisi antar zone yang relatif 'sehat' adalah (zone 1 s/d 4) : 20%, 20%, 30% dan 30%. Beberapa kejatuhan market dapat ditengarai sebelumnya melalui pengamatan komposisi ini, yaitu ketika saham-saham mayoritas berada "di atas" sehingga perbandingan antar zone-nya adalah : 40%, 30%, 20% dan 10%. Ketika market kemudian benar-benar jatuh, komposisinya (pernah) menjadi : 0%, 0%, 40% dan 60%. (Short & Mid term) Trader yang familiar dengan pola pergerakan ini, tanpa perlu melihat chart indeks, dapat segera mengambil keputusan cash out ketika mayoritas saham telah berada "di atas". Inilah yang saya sebut sebagai "bottom up analysis" sebagai alternatif ataupun pelengkap bagi "top down analysis" yang secara konvensional menganalisa market dari chart indeks. Logika sederhananya adalah : ketika mayoritas saham-saham blue chip atau berkapitalisasi besar telah mencapai kondisi overheat, dapat dikatakan bahwa general marketnya juga cenderung overheat, dimana fase selanjutnya kemungkinan adalah koreksi berjamaah, yang cenderung membawa saham-saham penny atau berkapitalisasi kecil untuk koreksi juga. Di sisi lain, sistem zoning ini juga bermanfaat untuk analisa sektoral : ketika saham-saham pada satu sektor cenderung berkumpul, entah di bagian atas ataupun di bagian bawah, bisa disimpulkan bahwa saham-saham dalam sektor tersebut sedang memiliki trend/kondisi yang sama (sebagai contoh, ketika saham-saham banking jatuh beberapa waktu lalu, posisinya di WD Watch List mayoritas berada di bawah). 4. Sistem "pencegatan" breakout Beberapa kali saya menuliskan bahwa 'basic design' dari WD Watch List adalah untuk para highlander (trader 'Buy High Sell Higher'). Walaupun 3 fitur di atas sangat bermanfaat, bisa saya katakan bahwa keduanya hanyalah "added bonus" dari fitur ke-4, yaitu untuk "mencegat" breakout. Kenapa saya katakan mencegat ? Setiap breakout pasti memiliki apa yang dinamakan level harga breakout/level harga konfirmasi. Jika level ini terlewati, apalagi didukung oleh faktor lain, misalnya volume dan sentimen market, maka kemungkinan saham itu akan benar-benar breakout. Pekerjaan rumah para highlander adalah menyiapkan daftar level breakout ini setiap malam sehingga besoknya tinggal monitor apakah terjadi penembusan atau tidak. Fungsi WD Watch List adalah menyajikan daftar level breakout ini sehingga trader TIDAK PERLU REPOT melihat chart saham satu demi satu. Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa WD Watch List BUKAN memprediksi saham mana yang AKAN breakout, tapi memberi panduan DI LEVEL BERAPA para highlander musti mencegat suatu breakout. Sebagai catatan, WD Watch List merupakan tool yang sangat berguna untuk trading dengan karakter tertentu dan gaya tertentu. Gaya yang kira-kira sama juga dianut oleh Jesse Livermore, Darvas dan para Turtle Trader. Gaya ini memiliki set of rules tersendiri dimana salah satunya adalah disiplin dalam menentukan Stop Loss dan/atau menjalankan Cut Loss, sementara mayoritas trader biasanya fokus pada bagaimana meningkatkan akurasi prediksi dan mengurangi frekuensi Cut Loss. Dua gaya ini, walaupun memiliki tujuan yang sama (meningkatkan portofolio), tapi dalam banyak hal memiliki rules yang berbeda. Tidak disarankan mencampurkan rules dari satu gaya trading dengan rules dari gaya trading lain karena hasilnya bukannya makin baik, justru seringnya jadi lebih jelek.
