Bukan retail vs bandar. Tapi bandar vs Dapen vs FM reksadana. Tuh tanya kang Ocoy, lagi pusing gak boleh jualan. hehe..
Ritel mah nyopet doank, mana dilirik ama bozz. Ge'er bgt seh.. * btw, rumor katanya ada fund 20 triliun mau keluar dari BUMI. Fund asing, dan mrk kesulitan mau keluar. Nyangkut sih ngga, tapi yang jelas mereka mau keluar. Gga ada info alasannya knp mau keluar. Ya sbg wacana aja, krn saya juga gak bisa jamin akurasi info ini. Kl ada yang punya info lebih detail, boleh di share.* Dilain sisi dapen itu ada aturan tidak boleh jual kalau belum untung. Dilain sisi juga FM reksadana banyak switch ke properti dan bank (krn mereka gak boleh kebanyakan pegang cash, hanya boleh switch). Sebenarnya retail itu yang paling FLEKSIBEL dalam trading. Bisa jual beli kapan aja. Jadi ada 5 jenis pemain di bursa: 1. *Bozz/Oentoeng:* yang menciptakan "volume" di market. Saham-saham autis bisa tiba-tiba hypersex karena dimanage oleh Bozz. Tujuan 1: profit. Teknik bermain sangat tinggi, multi exit/entry, kadang saham bisa naik/turun secara dahsyat. Tapi Bozz punya kode etik dengan petinggi dan tentunya tidak akan menabrak fundamental emiten, kecuali terpaksa (=nyangkut) karena terbentur fundamental atau kondisi makro/kebijakan pemerintah. Tapi jarang rasanya. 2. *FM Reksadana:* yang mengelola dana masyarakat secara aktif, yang salah satu caranya menempatkan pada sektor-sektor unggulan. Tujuan utama adalah management Fee, jadi mereka tidak perduli portfolio negatif, yang penting outperform terhadap indeks. Mereka cenderung buy and hold, sampai ada isu fundamental (misalnya inflasi, harga minyak, suku bunga,dst) 3. *Hedge fund/Private Equity: *yaitu sekelompok orang yang mengelola dana (biasanya asing). Biasanya HF/PE punya akses ke insider lebih dulu dibanding FM Reksadana. 4. *Dapen (Dana Pensiun):* ini adalah kumpulan "idle money" yang jumlahnya sangat besar. Mirip dengan FM reksadana yang suka buy n hold, dapen umumnya jarang menjual asset. Hanya buy and wait (sampai ada yang pensiun). Biasanya portfolio sahamnya hanya yang benar2 kuat fundamentalnya. Selama gak ada pensiun massal, rasanya dana ini akan abadi. 5. *Retail trader: *ya kita kita ini. Kadang ngrasa pinter, kadang ngrasa dodol. Karakter beragam mulai dari tektokers sama investor nyangkut. hehe.. tapi yang cuan ribuan% juga ada. Ngeri ya. Tapi sebenernya ritel paling lincah untuk trading. Selain dananya relatif kecil, juga tidak terbentur aturan-aturan khusus. Yang penting adalah gimana kita memprediksi jalannya pertandingan. Ya, ibarat komentator bola, bisa kan kita prediksi jika striker cedera, kemungkinan begini begitu. Ya nanti ujung-ujungnya spt gambar "MARKET CYCLE" yg saya kirim bbrp hari yg lalu. Sudah ada alur ceritanya, mungkin sedikit banyak ini yang dimaksud dengan "Agenda" Bozz. Koreksi kalau salah. Karena sektor Financial (Perbankan + Property) bbrp hari ini naik, maka seharusnya kita memasuki Late Bear. Secara market psychology kita memasuki masa Despondency. (Tidak percaya komoditi "sakti" bisa jatuh, tidak percaya bank bisa naik, "loh katanya inflasi", penuh rasa bingung, pasrah, "ah tauk ah gelap", kok begini kok begitu). Optimis sajalah™, selama kita tahu bagaimana pertandingan dimainkan. Banyak buku dan materi yang membahas market cycle, jadi ini bukan ilmu rahasia atau sakral. Di Amazon.com juga ada kalo mau nyari sih. Sy lihat banyak yang sudah menguasai hal ini, salah satunya Embah. Note: Property pada gambar diatas masuk di kategori Financials karena salah satu instrumen investasi jangka panjang. Regards, DE Pada 23 Juli 2008 22:13, Rei <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Semoga aja ya pak...tapi masa bandar kalah pintar ama ritel? Kalo ritel > sdh bisa antisipasi bandar, mantap lah! > > ----- Original Message ---- > From: icchanks <[EMAIL PROTECTED]> > To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, July 23, 2008 10:03:43 PM > Subject: [obrolan-bandar] Re: Oentoeng sudah tidak tahan mau bilang "I told > you" > > Lalatx udah pintar, belum nyampe lampu udah balik duluan, ehhehe > > --- In obrolan-bandar@ yahoogroups. com <obrolan-bandar%40yahoogroups.com>, > Rei <highwaystar91@ ...> wrote: > > > > Pak Boyz, thumbs up �Lalat2 ijo muda sedang menuju lampu... hehe > > > > > > > > ----- Original Message ---- > > From: boyz <[EMAIL PROTECTED] > > > To: obrolan-bandar@ yahoogroups. com <obrolan-bandar%40yahoogroups.com> > > Sent: Wednesday, July 23, 2008 7:53:10 PM > > Subject: [obrolan-bandar] Re: Oentoeng sudah tidak tahan mau bilang > "I told you" > > > > > > --- In obrolan-bandar@ yahoogroups. com, "oentoeng_qq" <oentoeng_qq@ > ...> wrote: > > > > > > Kalau liat tgl 21/7... > > > ADHI masih 490-500... > > > TOTL masih 270-275... > > > WIKA masih 315-325... > > > Saya masih rekomend, kl sekarang sudah NO COMMENT... > > > Kalau target LT saya adalah DOUBLE DOUBLE; kesempatan masih banyak > > > BERGABUNG... > > > > > > Berapa LOWESTnya saya nggak tahu...tapi mestinya kita lebih PD drpd > > > temen2 yg nyangkut di PUNCAK. > > > > > > Happy Investing... > > > > > > > Congratz buat master Oen... > > Perjalanan masih panjang, dan yang pasti perjalanan tidak semulus > yang dikira. > > Berdasarkan pengalaman dari dulu-dulu, walaupun member OB telah > dibekali dengan 'clue', tetap saja selalu ada yang menjadi 'tumbal'. > > > > Walaupun Saham-saham Banking, Property, Construction, (dan beberapa > sector yg akan menyusul) akan tetap berangkat naik menuju ke level > yang sudah di Plan dalam Scenario BOZZ, pasti-nya akan selalu ada yang > namanya 'gocekan', deceptive movement, trap, or whatever you called. > > > > Apalagi euphoria kali ini ada 'pawang'-nya. > > Maksudnya, 'the inner circles' dengan sengaja memberi 'bocoran' > (atau sengaja memberi kesan bahwa scenario mereka bocor) dengan maksud > agar pelaku pasar fokus dan terpancing kedalam 'their game'. > > Of course, BOZZ & the Gank is not santa claus. > > What they are doing now is... (mengutip istilah mBah)... sedang > mengajak PINOKIO dan anak-anak kecil ke WONDERLAND. > > > > Hehehe... > > Sorry, gak niat nakut-nakutin ataupun merusak suasana euphoria. > > Just a friendly reminder > > > > > >
<<image001.jpg>>
