Batas konsesi sering jadi momok emiten pertambangan dalam masa otonomi daerah. Inco sedang repot dengan ancaman daerah megurangi batas konsesi hingga sebatas daerah yang aktif di-explotasi saja.. Begitu juga KPC-nya BUMI sedang dihentikan daerah tidak boleh lewat jalan yang bukan daerah konsesinya. Disinyalir emiten lain juga diam-diam sedang kerepotan dengan raja2 daerah yang nge-bet nambahi pendapatan. Inilah realita dunia tambang. Emiten menginkan batas konsesi seluas-luasnya karena disamping prospek isi perut buminya juga menjadi lebih gagah punya kerajaan yang luas. Namun kenyataannya, areal yang aktif adalah sebatas titik penggalian.
Disisi lain, meskipun belum ditambang, daerah tetap menuntut pembayaran royalti untuk seluruh areal batas konsesi. Wah, bagaimana mungkin bayar royalti kalau belum menghasilkan. Semoga para emiten cepat-cepat damai dengan penguasa setempat untuk merampungkan batas batas yang boleh digali.... Meskipun dibantah tidak mengurangi produksi, para emiten akan tetap repot kalau jalur ke pelabuhan dihadang.... lantas, mau liwat mana nih...? Salam Joseph ----- Original Message ---- From: Aria Bela Nusa <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] Cc: [email protected] Sent: Monday, July 28, 2008 8:58:52 AM Subject: [saham] Bumi Resources: KPC's Coal Output Not Hit By Kutai Shutdown... DJ Bumi Resources: KPC's Coal Output Not Hit By Kutai Shutdown JAKARTA (Dow Jones)--Kaltim Prima Coal's production isn't likely to be affected by a recent suspension of its operations in the East Kutai area, an official said over the weekend. "Our production has been normal," Dileep Srivastava, the spokesman of PT Bumi Resources (BUMI.JK), told reporters. "We don't feel it (the shutdown) will impact our production." Bumi Resources owns a 70% stake in KPC, while India's Tata Power Co. (500400.BY) owns the rest. The regent of East Kutai regency July 11 ordered KPC and PT Bayan Resources to suspend operations in the area, claiming the two companies had built roads through the forest owned by the government without permission. It isn't known when the suspension will be lifted, as the matter is under investigation.
