JAKARTA (bisnis.com): Saham sektor perbankan, telekomunikasi, komoditas
khususnya pertambangan dapat dikoleksi pada perdagangan hari ini dipicu
sentimen positif dari Dow Jones dan indeks regional.

"Saham sektor komoditas masih oke, walau harga minyak sudah turun. Namun
saham perusahaan batu bara dan nikel dapat dilirik. Begitu juga saham
perusahaan perkebunan," kata Head of Research PT Paramitra Alfa
Sekuritas Pardomuan Sihombing kepada Bisnis pagi ini.

Secara keseluruhan, lanjut dia, pagi ini indeks harga saham gabungan
(IHSG) Burse Efek Indonesia akan bergerak naik sekitar 10-15 poin
ditopang rebound pasar saham regional dan Wall Street AS.

Saham-saham sektor komoditas seperti perusahaan batu bara dan nikel yang
harganya sempat turun dapat dikoleksi hari ini karena harganya sudah
murah. Selain itu saham sektor telekomunikasi dan perbankan seperti
Mandiri, BCA, dan BRI masih dapat meopang indeks hari ini.

Riset Analis PT Bali Securities Ketut Tri Bayuna mengatakan kenaikan
indeks Dow Jones memberi efek sangat besar bagi IHSG hari ini ditengah
sepinya berita bagus di dalam negeri meski fundamental masih bagus.

"Hari ini kalau lihat tren, investor akan mencari saham blue chip yang
sempat ditinggalkan. Saham yang performa masih bagus, yakni sektor
tambang, BUMI misalnya, perkebunan seperti Astra Internasional,
telekomunikasi dan perbankan," tutur Ketut.

Dia menambahkan Adaro kemarin mengawali debutnya dengan sangat
meyakinkan naik Rp630 dari harga pembukaan Rp1.100 menuju ke Rp1.730
atau naik 57,27%. Transaksi saham sekitar 789 juta saham dengan value
sekitar Rp1,3 triliun. Transaksi investor asing sekitar 236 juta saham
(beli 280.861.500 dan jual 44.129.000).

Dari sini dapat dilihat sentimen positif berbanding sentimen negatif
sebesar 5:1. Volume transaksi 789 juta saham adalah hanya sekitar 7%
dari total penawaran saham yang mencapai 11.1 milliar saham. Ini artinya
lebih banyak investor yang melihat sahamnya akan naik kembali dimasa
yang akan datang sehingga investor tersebut tidak menjualnya hari ini
disaat kenaikan harga yang sangat spektakuler.(yn)

oleh : Berliana Elisabeth S.
  informasi saham terbaru di www.bisnis.com <http://www.bisnis.com>

Kirim email ke