Kalo dilihat dr pembagian Dev-nya - deviden antm masih gede2, 'loh - kalo
inco 'udah mengecil2 banget - so bgm sebenernya ekspektasi ke depan2nya -
kita lihat2 'aja - yah.
 
Happy Chuan,
 
Aria
 
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Frendy
Sent: Tuesday, July 29, 2008 10:59 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [obrolan-bandar] Re: [saham] metal turun lagi...
 
hmm....yg news cuan 135 % itu berita kapan ya pak ?
wew....
 
----- Original Message ----- 
From: Dean <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  Earwicker 
To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, July 29, 2008 10:47 PM
Subject: [obrolan-bandar] Re: [saham] metal turun lagi...
 
"Sptnya gak usah dijawab. Udah jelas pasti nyungsebh", kata Mr. Market

Nyungseb = ekspektasi pasar.

Nah, KALAU ternyata penurunan ANTM ternyata nggak sedalam persepsi pasar,
bisa jadi ANTM malah naik. Persepsi pasar menganggap manajemen ANTM mampu
bertahan dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Nah loh.

Jadi tunggu aja laporan semester I, mudahan tidak seburuk yang kita duga.


Regards,
DE
Pada 29 Juli 2008 22:21, IDX Analyst <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Terutama untuk nickel, sudah di US$8/lb. Untuk INCO realisasinya 75% dari
harga LME, berarti cuma dapat US$6/lb. Dengan peningkatan harga minyak,
biaya produksi diperkirakan meningkat ke kisaran US$4.5-5.0/lb. Berarti
marginnya cuma US$1-1.5/lb. Dikurangi lagi dengan biaya admin dll, maka bisa
jadi cuma impas doang dengan harga nickel sekarang. Mungkin untuk Q2 ini
INCO masih ada laba walaupun sangat jauh lebih kecil dibandingkan tahun
lalu. Tapi dengan tren penurunan harga nickel ini ada kemungkinan Q3 malah
mengalami kerugian.
 
Ini baru INCO yang katanya paling efisien karena sumber tenaganya dari PLTA.
Bagaimana dengan ANTM yang ketergantungan pada minyaknya lebih tinggi dan
otomatis mempunyai biaya produksi yang lebih tinggi?
 
Bagaimana pendapat teman2?
 
 

Kirim email ke