Tren Harga Minyak Dunia JAKARTA - Fluktuasi harga minyak dunia terus menunjukkan tren penurunan. Setelah sempat berada di level tinggi pada awal hingga pertengahan Juli, kini harga minyak cenderung turun dan diperkirakan bakal menuju level USD 100 per barel.
Demikian diungkapkan pengamat perminyakan yang juga Gubernur OPEC untuk Indonesia Maizar Rahman. Menurut dia, seteleh menembus level psikologis USD 120 per barel, harga minyak dunia berpotensi terus turun hingga USD 100 per barel. ''Kemudian akan berfluktuasi di kisaran USD 100 - 120 per barel,'' ujarnya di Jakarta kemarin (7/8). Menurut Maizar, penurunan harga tersebut disebabkan faktor fundamental menurunnya permintaan dunia. Hal itu menyebabkan pasokan minyak dunia menjadi agak longgar. ''Akibatnya, harga tertekan turun,'' katanya. Selain itu, lanjut dia, faktor non fundamental yang juga berperan besar menekan harga minyak adalah banyaknya spekulan yang mulai melepas portofolio di komoditas minyak dan beralih ke pasar uang, seiring menguatnya nilai tukar USD. ''Apalagi, ketegangan Iran dan dunia barat tampaknya juga sedikit diabaikan pasar,'' terangnya. Selama ini, faktor non fundamental memang turut menjadi faktor dominan dalam menggerakkan harga minyak dunia. Misalnya, setelah harga minyak dunia sempat mencapai level terendah di USD 10 per barel pada 1998 - 1999 karena stok melimpah, harga kemudian terangkat pasca insiden serangan menara kembar WTC pada September 2001. Saat itu, harga minyak langsung melonjak hingga USD 21 per barel. Harga kemudian terus bergerak naik seiring meningkatnya kebutuhan pasokan minyak di Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Rally harga minyak terjadi pasca serangan separatis Kurdi di beberapa instalasi minyak di Timur Tengah. Hal itu diperparah dengan melemahnya nilai tukar USD. Akibatnya, para spekulan yang melepas portofolio di pasar uang dan mengalihkannya ke pasar komoditas, terutama minyak. Rekor tertinggi harga minyak jenis light sweet kualitas tinggi di pasar New York Merchantile Exchange (NYMEX) terjadi pada 11 Juli lalu di level USD 147 per barel. Setelah itu, harga kemudian merosot hingga ke level terendah pada 5 Agustus lalu di level USD 119 per barel.(owi/fan) === Surabaya Office: Tersedia ruang kantor siap pakai di kota Surabaya. Ukuran 50 & 12 m2. Fasilitas lengkap, 3km dari pusat kota. Hubungi 031-5013570, HP: 0852 3008 3510 atau email: mailto:[EMAIL PROTECTED] ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
