Harganya emang sudah berdasarkan formula tertentu tapi formulanya rendahnya banget dan price tertingginya sudah dicap sehingga kalau oil naik lebih dari 25$/bbl mk harganya sudah mentok. Padahal Domestic buyer sudah ada yang bayar 9-12$/mmbtu, terus ngapain yah diexport ... hmm, hayo ... berapa kickback ke TK untuk dapatin harga segitu yah???
On 8/24/08, Aria Bela Nusa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mungkin – *point*-nya, *message*-nya kita harus mengikuti harga > *(international) > market* dg prinsip *open market *– kontrak boleh berlama2 dlm periode > waktu tertentu – tapi kalo harga seharusnya ditetapkan berdasarkan formula > tertentu yg terkait 'ama *market* scr langsung - tentunya > > > > :) Boleh jg dipasang *chartist* ato bisa jg digaji sekumpulan para * > chartist* utk itu 'ama Pem – paling tidak buat ANALisa harga2 itu kira2 > bgm utk ke depannya – dg mempergunakan fas *chart* (incl.fundamentalnya jg > - utk idealnya) > > > > Happy Chuan, > > > > Aria > > > > *From:* [EMAIL PROTECTED] [mailto: > [EMAIL PROTECTED] *On Behalf Of *abdulrahim abdulrahim > *Sent:* Sunday, August 24, 2008 4:27 PM > *To:* [EMAIL PROTECTED] > *Subject:* Re: [obrolan-bandar] OOT:Kontrak LNG Dievaluasi > > > > Gila 2 dollar????? > cuma 10% dari harga sekarang !!! > Yang bener aja. > > Dulu itu harganya brp ya. > Apa staf Mega emang bodo2 juga, sampai gak bisa forecast harga gas 20 > tahun ke depan? > > Pendukung Mega itu orang2 yang gak sekolah dan oportunis memanfaatkan > kebodohan rakyat (dan kebodohan mega?), om Saham Oke.Jadi klu pengen > pendukungnya buka mata, ya Anda-anda yang orang sekolahan yang harus > buka mata mereka. > > 2008/8/24 Saham Oke <[EMAIL PROTECTED] <wasisbh%40yahoo.com>>: > > ternyata bukan cuman jual aset aja doang....yaa tu harus > diperiksa.....para > > pendukungnya juga haru buka mata mereka juga gak dapat apa2 > kok....kecuali > > dokorbanin muluk...STOP FANATISME NASIONALISME YESS...... > > > > --- On Sun, 8/24/08, Pahala Baringbing <[EMAIL > > PROTECTED]<pahala%40gmail.com>> > wrote: > > > > From: Pahala Baringbing <[EMAIL PROTECTED] <pahala%40gmail.com>> > > Subject: RE: [obrolan-bandar] OOT:Kontrak LNG Dievaluasi > > To: [EMAIL PROTECTED] <obrolan-bandar%40yahoogroups.com> > > Date: Sunday, August 24, 2008, 3:41 AM > > > > gini2 masih berani nyalonin diri lagi ?? > > > > > > > > sudah sepantasnya mega dipidanakan krn sudah mengakibatkan opportunity > loss > > yg sangat besar. > > > > > > > > ________________________________ > > > > From: obrolan-bandar@ yahoogroups. com [mailto: [EMAIL PROTECTED] > > com ] On Behalf Of Vic > > Sent: 24 Agustus 2008 10:43 > > To: obrolan-bandar@ yahoogroups. com > > Subject: [obrolan-bandar] OOT:Kontrak LNG Dievaluasi > > > > > > > > Kontrak LNG Dievaluasi > > > > Investor China Ingin Kerja Sama Jangka Panjang > > > > Minggu, 24 Agustus 2008 | 03:00 WIB > > > > Beijing, Kompas - Wakil Presiden Jusuf Kalla akan bertemu Presiden China > Hu > > Jintao dan Wapres China Xi Jinping untuk mengevaluasi kontrak gas alam > cair > > dari Proyek Tangguh. Evaluasi dilakukan karena kontrak LNG Tangguh yang > > ditandatangani pada tahun 2002 merupakan kontrak terjelek dan paling > > berbahaya dalam sejarah perminyakan Indonesia . > > > > "Dari semua kontrak dalam hal perminyakan, ini yang paling berbahaya. > Saya > > minta ini diperiksa. Dihitung dengan keadaan hari ini, kita rugi luar > biasa. > > Saya datang ke China ingin membicarakan agar ada evaluasi ulang atas > kontrak > > tersebut," ujar Wapres seusai menerima enam badan usaha milik negara > (BUMN) > > China di Beijing, Sabtu (23/8). > > > > Kontrak gas Tangguh dengan China untuk pasokan Provinsi Fujian > > ditandatangani pada 2002 saat masa pemerintahan Presiden Megawati > > Soekarnoputri. Harga jual gas yang disepakati saat itu sangat rendah, > hanya > > sekitar 2,4 dollar AS per ton. Indonesia berkomitmen untuk mulai memasok > > tahun depan dengan volume 2,6 juta ton per tahun, selama 20 tahun. > > > > Sebagai perbandingan, harga rata-rata kontrak gas alam cair Indonesia > saat > > ini yang diproduksi di kilang Bontang untuk ekspor ke Jepang mencapai 20 > > dollar AS saat harga minyak 110 dollar AS per barrel. > > > > Oleh karena itu, Indonesia terus berupaya memperbaiki harga. Upaya > perbaikan > > harga pertama kali dilakukan tahun 2006. China bersedia negosiasi ulang > dan > > menaikkan harga gas menjadi 3,8 dollar AS per ton. Namun, seiring dengan > > kenaikan harga minyak, Indonesia merasa harga itu masih terlalu rendah. > > > > "Kerugian kita terlalu besar. Kita menghormati kontrak yang sudah > diteken, > > tetapi kita minta perhatian. Saat bertemu Presiden China besok (Minggu), > > saya akan bicarakan," ujar Wapres. > > > > Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Kardaya Warnika > mengatakan, > > negosiasi Tangguh memerlukan persetujuan dari masing-masing instansi > > pemerintah terkait, baik di China maupun Indonesia . > > > > "Kesepakatan government to government sebagai payung hukum tetap > diperlukan, > > terutama bagi China yang selalu harus ada perintah dari atas. Dalam hal > ini, > > kesepakatan akan dilakukan National Development and Reform Commission > dengan > > Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral," kata Kardaya. > > > > Untuk mencegah agar harga kontrak gas yang rendah seperti Tangguh tidak > > terulang, Departemen ESDM akan mengeluarkan peraturan tentang ekspor gas. > > Harga gas ekspor harus lebih tinggi dari harga gas domestik. > > > > Enam BUMN China > > > > Sebelum jumpa pers, Wapres menerima enam BUMN China, yaitu Xi'an Aircraft > > Industry Company (XAC), China Export Import Bank (Exim), China Guodian > > Corporation (CGDC), China National Petroleum Company (Petrochina) , China > > Gezhouba Corporation (CGGC), dan China Huadian. > > > > XAC, yang diwakili Presiden XAC Meng Xiangkai saat bertemu Wapres, adalah > > perusahaan pembuat pesawat terbang terbesar China . XAC telah memproduksi > > lebih dari 20 jenis pesawat terbang dan menjadi kontraktor pembuat > vertical > > fins dan komponen Boeing 737-700 dan B747, pintu-pintu pesawat Airbus dan > > ATR42, wing box untuk Aerospecial, komponen CL415 untuk Canadair, dan > ATR72 > > section 16 untuk Elenia. > > > > XAC telah menjalin kerja sama dengan Merpati Indonesia untuk penyediaan > 15 > > pesawat MA-60. Penyerahan dua pesawat MA-60 oleh XAC kepada Merpati > > Indonesia telah dilaksanakan pada Agustus 2007. > > > > China Exim Bank berpartisipasi pada pemberian kredit bagi beberapa proyek > di > > Indonesia , antara lain proyek pembangunan jembatan Surabaya-Madura, > Waduk > > Jatigede, pembangkit listrik, dan pembelian 15 pesawat MA- 60. Chairman > > China Exim Bank Li Ruogu bertemu Wapres. > > > > CGDC berpartisipasi dan berinvestasi senilai 700 juta dollar AS pada > > pembangunan tiga pembangkit listrik di Indonesia . CGDC diwakili Presiden > > Zhu Yongpeng, Presiden Eksekutif Qiao Baoping, dan Wakil Presiden Guo > > Peizhang saat bertemu Wapres. > > > > Petrochina merupakan salah satu perusahaan minyak dan gas terbesar dunia > > dengan nilai pasar mencapai 1 triliun dollar AS dan kapasitas produksi > > cadangan minyak 3,06 miliar metrik ton serta cadangan gas 2,31 triliun > meter > > kubik. Produksi minyak mentahnya per hari 2,75 juta barrel, sementara gas > > mencapai 5,6 juta kaki kubik per hari. > > > > Aset migas Petrochina berada di 27 negara. Petrochina mendapat kontrak 20 > > tahun untuk memasok gas dari Indonesia ke Singapura pada Februari 2001. > > Indonesia merupakan negara pertama eksplorasi dan eksploitasi migas > > Petrochina di luar negeri. Ladang migas Petrochina terdapat di Jabung > > (Jambi), Papua, dan Tuban (Jawa Timur) dengan total 63.000 BOEPD. > > > > Petrochina mengakuisisi Devon Energy Companies di Indonesia pada tahun > 2002. > > Presiden Petrochina Jiang Jiemin datang menemui Wapres. > > > > Adapun CGGC adalah BUMN besar di China dan terdepan di bidang pembangunan > > hydropower. CGGC juga melakukan ekspansi bisnis ke sektor infrastruktur > > lain, seperti pembangunan pembangkit listrik bertenagakan panas, > pembangkit > > listrik bertenaga nuklir, jalan raya, jembatan, rel kereta api, > pelabuhan, > > dan kawasan cagar alam. Saat ini, CGGC memenangi 30 kontrak pembangunan > > hydropower, jalan raya, dan penyediaan air dari negara-negara Timur > Tengah, > > Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika. > > > > CGGC berpartisipasi dalam pembangunan PLTA Asahan 1 dengan daya 90 x 2 > > megawatt di bawah kontrak kerja Hua Dian Group. Selain itu, CGGC > berencana > > berpartisipasi dalam beberapa proyek pembangunan PLTA di Sulawesi Tengah > dan > > Sumatera. Presiden CGGC Yang Jixue dan Wakil Presiden CGGC Nie Kai yang > > bertemu Wapres. > > > > "Mereka ingin investasi dan kerja sama di Indonesia berjalan dalam jangka > > panjang. Kita semua terbuka karena investasi mereka sangat penting untuk > > kita meskipun kita tetap selektif," ujar Wapres. (DOT) > > > > > > > > > > > > http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2008/08/24/ 01403476/ kontrak.lng. > > dievaluasi > > > >
