Setuju banget. Saya paling tidak suka komentar pejabat kalau ada kenaikan 
tarif dengan alasan bahwa harga di Indonesia masih terlalu murah, 
dibandingkan dengan negara lain.



----- Original Message ----- 
From: "Irwan Ariston Napitupulu" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, August 25, 2008 1:22 PM
Subject: Re: [saham] Sebulan Naik Rp 6.000, Harga Elpiji Bisa Tembus Rp 
136.800


> Wah, muncul istilah baru lagi nih, "harga keekonomian" :)
>
> Saya pribadi sih setuju2 saja kalau harga2 komoditas yang dijual
> di Indonesia tidak lagi disubsidi dan memakai harga internasional
> seperti di Amerika sana.
>
> Cuma saja, kalau mau niru, sekalian saja ditiru habis semuanya.
>
> Upah buruh dan gaji karyawan juga memakai "harga keekonomian" dong :)
> Upah buruh tidak kurang dari USD5,15/jam (sama seperti di Amerika)
> atau USD206/minggu atau sama dengan  USD824/bulan. Kalau pakai
> kurs 9100, jadi sekitar Rp7.500.000 / bulan. Bandingkan dengan sekarang
> upah minimum regional yg sekarang cuma sekitar Rp700-900 ribu /bulan.
>
> Gaji tamatan S1 kantoran juga samakan dengan di Amerika, sekitar
> USD24 ribu per tahun atau sekitar Rp218.400.000/tahun. Setara dengan
> Rp18,2 juta / bulan. Bandingkan dengan di sini yang masih sekitar 3-4 juta
> saja per bulan.
>
> Dan untuk tamatan S2 kantoran, juga samakan dengan di Amerika sekitar
> USD36 ribu per tahun (di kota besar bisa di atas USD50 ribu) atau sekitar
> Rp327.600.000 atau Rp27,3 juta/bulan.
> Bandingan dengan disini yg hanya sekitar Rp7-10 juta/bulan.
>
> Oh ya, satu tambahan lagi yg juga perlu dicatat:
> orang di Amerika hitungan di atas dengan menggunakan kerja 40 jam per
> minggu.
> Sementara yg untuk kantoran, mereka kerja dari jam 8 pagi sampai jam 4 
> sore.
> Sangat jarang sekali lembur. Bandingkan dengan disini yg suka sampai
> di atas jam 7 malam baru pulang. Ditambah macet, kira2 sampai rumah
> bisa jam 9 malam.
>
> Kalau memang semua komoditi mau dibikin ke harga keekonomian,
> biar fair, harusnya sekalian gaji2 dan upah2 buruh juga dinaikan sampai
> ke harga keekonomian juga, baru deh asik. Kalau yg sekarang, jelas
> ngga asik banget tuh.
>
> Karyawan2 kantoran sudah kerja capek2 sampai malam, penghasilannya
> masih suka ngepas khususnya yg sudah punya anak. Akibatnya,
> jadi suka cari penghasilan sampingan, termasuk coba2 cari penghasilan
> tambahan dengan trading saham :)
>
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>


------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke