masalahnya berani tidak pemerintah sekarang untuk melakukan perjanjian ulang 
ataupun pembatalan kontrak. ya namanya "ibu rumah tangga",kan ikut kepala rumah 
tangganya pak?......

felix gunawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             LOGIKA gw 
yang kagak S2......nih ye......


GAs itu diproduksi oleh alam.........saat kontrak ditandatangani dihargai 3.2 
dolar.......
alangkah gobloknya mau di peg/fix price 20 tahun..

logikanya harga 3.2 gak bakal jadi NOL khan......paling paling turun ke 2 
dolar........tp kalo naik......cuma langit yg bisa membatasi...

aduh....."ibu rumah tangga"    kemana sih pemikirannya?????

masa cuma hal gitu doang gak bisa mikir.................

--- On Wed, 8/27/08, simon bolenang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: simon bolenang <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [saham] Formulasi Harga LNG Tangguh Sangat Aneh dan Merugikan
To: "obrolan-bandar yahoogroups"  <[EMAIL PROTECTED]>, "saham yahoogroups" 
<[email protected]>
Date: Wednesday, August 27, 2008, 11:23 AM

                       Formulasi Harga LNG Tangguh Sangat Aneh dan Merugikan
    Laurencius Simanjuntak - detikFinance
 

  
         Jakarta - Formulasi harga LNG Tangguh yang diteken pada masa 
pemerintahan Megawati dinilai sangat aneh dan merugikan. Pemerintah harus 
melakukan negosiasi ulang secara maksimal baik dari sisi tatanan maupun 
formulasi harganya.

Demikian disampaikan pengamat perminyakan Kurtubi usai rapat panitia hak angket 
yang berlangsung tertutup di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu 
(27/8/2008). Kurtubi menjadi Ahli dalam Penyelidikan Angket BBM yang dipanggil 
untuk memberikan penjelasan.

"Yang jelas formulasi yang disetujui pemerintah Indonesia ini sangat aneh dan 
merugikan. Saya sarankan untuk LNG Tangguh renegosiasi maksimal, baik tatanan 
maupun formulanya dan mengacu terhadap harga minyak mentah," jelas Kurtubi.

Menurut Kurtubi, penjualan harga LNG Tangguh salah satunya merupakan dampak 
dari UU Migas yang dinilainya harus segera direvisi. Namun Kurtubi tidak 
melihat adanya penyalahgunaan wewenang dalam masalah ini.

"Saya tidak lihat secara konkrit seperti itu, tapi hasilnya itu yang harus 
dilacak kenapa begitu rendah dari formula itu, siapa yang menerima formula itu? 
Siapa yang mengusulkan formula yang merugikan ini? Jika ini dilacak maka akan 
terjawab semua ini," urainya.

Kurtubi menyarankan agar kontrak LNG Tangguh dibatalkan dan dikirim ke negara 
yang bersedia membayar dengan harga mahal.

"Saya sarankan untuk dibatalkan atau diputuskan saja kontraknya, LNG Tangguh 
nggak usah dikirim ke luar negeri kirim saja ke negara yang mau membayar dengan 
harga yang wajar," sarannya.

Namun jika hal itu dilakukan, kata Kurtubi, kemungkinan Indonesia harus 
membayar penalti atau denda sekitar US$ 300 juta. "Lebih baik bayar sejumlah 
itu daripada bangsa ini harus rugi puluhan miliar dolar selama 25 tahun 
kontrak," ketusnya.

Sementara Ketua Pansus Hak Angket BBM Zulkifli Hasan mengatakan berdasarkan 
pendapat para ahli, terdapat potensi kerugian negara luar biasa besar dari 
penjualan LNG Tangguh yang sedemikian murah.

"Karena ada contoh dari LNG Badak dengan kontrak 20 dolar per mmbtu, sedangkan 
Tangguh ini hanya 3,2 dolar. Rekomendasinya adalah lebih baik membayar US$ 300 
juta untuk membatalkan kontrak itu daripada rugi miliaran dolar untuk 20 tahun 
ke depan," ujarnya.

Orang bodoh aje yg mau jual murah, kalau ada yg mau bayar lebih tinggi.

        
     
           

        
     
                                       

       
---------------------------------
  Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru  
 Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
br>Cepat sebelum diambil orang lain!

Kirim email ke