Beberapa aksi korporasi yang dilakukan emiten PTBA ini sangat menjanjikan dan 
prospektif, ditambah lagi dengan kinerja keuangannya s/d triwulan II/2008 yang 
cukup menggembirakan, menandakan bahwa saham PTBA layak untuk dikoleksi paling 
tidak untuk jangka menengah-panjang, salam cuan.

--- On Thu, 9/25/08, simon bolenang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: simon bolenang <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [saham] Kapasitas Naik, PTBA Bidik Laba Rp 1,5 Triliun
To: "obrolan-bandar yahoogroups" <[EMAIL PROTECTED]>, "saham yahoogroups" 
<[email protected]>
Date: Thursday, September 25, 2008, 7:10 AM










Kapasitas Naik, PTBA Bidik Laba Rp 1,5 Triliun 


Jakarta - PT Perusahaan Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan 
perolehan laba sebesar Rp 1,5 triliun di akhir tahun 2008. 

Perseroan optimis setelah bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) 
maka kapasitas angkut produksi batubara akan meningkat.
 
"Meningkatnya kapasitas angkut produksi mendorong volume penjualan," kata 
Direktur Utama PTBA Sukrisno di Gedung Garuda, Jakarta, Kamis (25/9/2008).
 
Ia mengatakan, tahun lalu kapasitas angkut produksi hanya 600.000 ton sekali 
kirim, setelah MOU diharapkan dapat meningkat menjadi di atas 700.000 ton..
 
Dengan demikian, target perolehan laba perseroan tahun ini pun diperkirakan 
meningkat menjadi Rp 1,5 triliun. Tahun lalu perseroan hanya membukukan laba 
bersih sebesar Rp 760 miliar. Ia pun opstimis target tersebut bisa tercapai 
karena hingga semester pertama tahun 2008 perusahaan tambang plat merah 
tersebut telah mengantongi laba bersih sebanyak Rp 710 miliar.
 
Sedangkan untuk pendapatan diperkirakan meningkat menjadi Rp 7 triliun, lebih 
tinggi dari pendapatan tahun lalu yang hanya mencapai Rp 3,89 triliun. 

Peningkatan kinerja tersebut tidak hanya disumbang dari peningkatan volume 
angkut produksi tetapi juga tingginya harga komoditas di awal tahun.
 
Ia juga menjelaskan, volume penjualan perseroan tahun ini diperkirakan mencapai 
13 juta ton, sedangkan pada tahun sebelumnya hanya 10,8 juta ton. 

Peningkatan daya angkut akan sangat terasa di tahun 2009 mendatang dengan 
perkiraan peningkatan volume penjualan antara 14,5 juta hingga 15 juta ton.
 
Secara langsung kapasitas produksi perseroan pun meningkat dari tahun 
sebelumnya hanya sebanyak 10 juta ton per tahun menjadi 11 juta hingga 12 juta 
ton per tahun. 


 














      

Kirim email ke