Dan kalau melanggar kesepakatan bisa di sue atau sangsi. Tetapi kalau tidak bisa di sue artinya memang dia belum bersalah.
----- Original Message ---- From: Teguh Wibowo <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Saturday, September 27, 2008 3:56:20 AM Subject: Balasan: Bls: [saham] SEDIH, SEDIH, TAPI AKU MARAH !!! setuju,perjanjian tetaplah perjanjian,ketika sudah disepakati harus di laksanakan. NKRI harga mati. tanah abang,.....cin cai lah..... Betty Cantik <bettycantik21@ yahoo.co. id> wrote: Bagaimana bila anda sudah deal dan sepakat untuk mengadakan suatu kontrak kerjasama misalnya mengirim sayur dan buah segar ke suatu supermarket, ada harga,ada kwalitas, ada term pembayaran, waktu pengiriman, dsb. Sewaktu tiba waktu pengiriman barang perjanjian itu lantas dibatalkan dgn berbagai alasan ? Seandainya posisi pada saat itu anda cuma pembuat keranjang sayur yg tidak terlibat dalam kontrak tersebut secara langsung tetapi menjadi pihak yg terlibat secara tidak langsung, apa anda merasa tidak dipermainkan apalagi pembatalan itu telah dua kali dilakukan? syukur bila cuma pembuat keranjang sayur yg tidak cepat rusak, kalo sayur atau buahnya, gimana mau diobral, berapa kerugiaannya? Pebisnis mau dihargai bila semua janjinya bisa ditepati, Singapore negara kecil dan miskin apapun kecuali manusianya saja, mereka tidak memiliki sistem demokrasi yg baik sebagaimana layaknya negara demokrasi dunia. Tetapi Singapore dihargai karena menghormati sekecil apapun perjanjian bisnis itu. Coba tanya yg pernah melakukan transaksi dgn pebisnis di Singapore (pihak yg jelas dan transaksi yg tidak melanggar hukum), meski cuma sebuah kertas fax coret-coretan tapi derajatnya tidak kalah dgn perjanjian yg dibuat di depan notaris. Atas kejadian MB ini, malah Betty berharap otoritas keuangan di Indonesia memblokir saja MayBank dan mengawasi ketat semua korporasi yg bergerak di bidang keuangan asal Malaysia. Mereka tidak punya etika Bisnis yg baik, bila kemudian BNII berhasil dikendalikan mereka. Maka BNII malahan bisa tambah kacau, tidak mungkin manajemen MB yg tidak memiliki pandangan dan tidak menghormati etika bisnis dibolehkan mengelolah Bank, apakah pemerintah RI dikemudian hari masih bersedia mem-bailout BNII bila Bank tersebut terjerembat dalam kekacauan oleh pengelolah yg salah yg jelas-2 diketahui sejak awal. Apakah anda bersedia menghadapi kekacauan yg terjadi di BNII dan kemudian menyebar ke Bank lainnya seperti yg terjadi pada tahun 1997-98 karena kesalahan pengelola Bank? ----- Pesan Asli ---- Dari: Tommy Jayamudita <[EMAIL PROTECTED] com> Kepada: [EMAIL PROTECTED] com Terkirim: Jumat, 26 September, 2008 17:44:37 Topik: Re: [saham] SEDIH, SEDIH, TAPI AKU MARAH !!! Ooh, karena Anda memiliki saham BNII, jadi Anda merasa dirugikan kalau harganya turun karena transaksi batal. Sebenarnya apa yang mendasari Anda ketika membeli saham tersebut (mungkin Anda beli di harga yang cukup tinggi, bukan di bawah 250), dan apa tujuannya? Kalau tujuannya spekulasi, ya resiko seperti ini memang harus dihadapi karena dasar pertimbangannya adalah rumor dan momentum. Transaksi ini adalah bisnis besar, dengan perubahan industri finansial yang drastis dewasa ini, segala pertimbangan bisa berubah dalam sekejap. Anda hanya merasakan paper loss saat ini, yang kemudian hari bisa saja naik kembali. Namun Anda mungkin tidak tahu bahwa di dunia komoditi internasional, tepatnya CPO, banyak sekali kontrak yang sudah ditanda tangani akhirnya dibatalkan karena harga CPO yang turun, dan hal ini juga menjadi salah satu sebab yang membuat harga CPO kian turun. Inilah kenyataan dunia bisnis dan keuangan, yang mau tak mau harus dihadapi oleh para pelakunya (seperti Anda pula, sebenarnya siapa sih yang mau rugi, demikian pula MayBank). Untung atau rugi adalah konsekuensi berbisnis, tentunya tidak ada hubungan dengan nasionalisme yang sempit dan embel-embel yang berbau politik bukan? Salam ----- Original Message ----- From: Betty Cantik To: [EMAIL PROTECTED] com Sent: Friday, September 26, 2008 5:00 PM Subject: Bls: [saham] SEDIH, SEDIH, TAPI AKU MARAH !!! Bila anda memiliki saham ini ? Siapa yg mesti anda percayai ? Bagaimana regulator nasional dipermainkan oleh pihak luar negri padahal sebelum melakukan transaksi mereka sudah melakukan due dilligent artinya segala kebaikan dan keburukan atau isi perut perusahaan ini telah diketahui dan akhirnya mereka memberikan penilaian atau deal. Bank adalah lokomotif pembangunan, bagaimana bila masa depan bank ini dipermainkan, bukankah fundamental ekonomi menjadi permainan mereka? Bila pelaksanaannya seperti saat ini, mending korporasi spt MB diblok saja karena keputusan mereka menjadi tidak bisa dipercaya. Bisa-2 ketika mereka benar sudah mengendalikan BNII dan manajemen BNII melakukan perjanjian kredit kepada pengusaha nasional, lantas pengusaha memulai kegiatan usaha, kemudian usaha baru dimulai lantas kredit dibatalkan, bagaimana? ----- Pesan Asli ---- Dari: Tommy Jayamudita <[EMAIL PROTECTED] com> Kepada: [EMAIL PROTECTED] com Terkirim: Jumat, 26 September, 2008 15:38:14 Topik: Re: [saham] SEDIH, SEDIH, TAPI AKU MARAH !!! Bukankah penjualan saham pemilikan BNII adalah transaksi antara MayBank (Malaysia) dan Temasek (Singapore), saya tidak mengerti mengapa Anda marah, sebenarnya kalau transaksi ini batal, apa sih yang bisa merugikan Indonesia, dan kalau terlaksana, apa yang menguntungan Indonesia (di luar pajak dan fee transaksi IDX)? Salam ----- Original Message ----- From: Rudy To: [EMAIL PROTECTED] com Sent: Friday, September 26, 2008 3:17 PM Subject: RE: [saham] SEDIH, SEDIH, TAPI AKU MARAH !!! Soal BNM Perintahkan Maybank Turunkan Harga Akuisisi BII "Malayan Banking Berhad (Maybank) diperintahkan Bank Negara Malaysia (BNM) untuk memotong harga akuisisi Bank Internasional Indonesia (BII) dari harga semula US$ 2,7 miliar" baca : http://www.detikfin ance.com/ read/2008/ 09/26/111420/ 1012844/6/ bnm-perintahkan- maybank-turunkan -harga-akuisisi- bii From:[EMAIL PROTECTED] com [mailto:saham@ yahoogroups. com] On Behalf Of abdulrahim abdulrahim Sent: Fri, 26 Sep 2008 14:45 PM To: [EMAIL PROTECTED] com Subject: Re: [saham] SEDIH, SEDIH, TAPI AKU MARAH !!! Ibu ngomong apaan si? 2008/9/26 Betty Cantik <bettycantik21@ yahoo.co. id>: > MALAYSIA KEMBALI BERHASIL MEMPERCUNDANGI NEGARA INDONESIA, APAKAH MAU > KITA > BIARKAN SAJA? > > > > BAGAIMANAKAH KESEPAKATAN KORPORASI BISA DIBUAT SEPERTI MAINAN OLEH > LEMBAGA > NEGARA? > > > > APAKAH KITA PANTAS MENJALIN HUBUNGAN DENGAN KORPORASI DAN TURUNANNYA? ________________________________ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! ________________________________ Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain! ________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail. com.
