Terima Kasih Atas Komentar-Komentar Kawan 2x.
 
Saya sedikitpun tidak berniat menghasut apalagi memperkeruh kondisi yang 
semakin tidak menentu.

Saya hanya memberikan ulasan 2x sesuai dengan Pengalaman yang telah saya lalui. 
Sehingga Jangan Terlalu banyak Investor 2x khususnya Investor Pemula yang akan 
jadi korban oleh Ketamakan para Sales/ Broker demi KOMISI yg akan di dapat oleh 
mereka di masa krisis ini.
 
Please.... Gali Ilmu Investasi Anda... Pahami... dan Buat Keputusan serta 
Tindakan segera....
 
Ini Ulasan-Ulasan tambahan saya :
 
1. Sepertinya masih 80 % lebih Perusahaan Sekuritas/Broker belum memisahkan 
(Split Off) Departemen Brokerage Dan Departemen Aset Manajemen menjadi 2 
perusahaan terpisah, sehingga Bisnis mereka masih saling terkait dan RESIKO-nya 
masih di bawah 1 ATAP.
 
Coba Kawan 2x Cek... apakah Benar ? 
 
Jika Benar : RESIKO yang akan terjadi di Brokerage akan juga berdampak ke ASET 
MANAJEMEN baik langsung maupun tidak langsung.
 
Jika Saya Salah : Tolong Koreksi Saya.
 
 
2. Produk Reksadana.... Hmmm... Perlindungan hukumnya Kuat Sekali, di payungi 
oleh UU pasar Modal serta Peraturan 2x pemerintah lainnya baik Pemerintah, 
BAPPEPAM maun BEI. 
Dana Investor dan Aset 2x Reksadana sangat aman, Perusahaan Sekuritas tidak 
dapat meng Klaimnya karena merupakan Aset yg terpisah dan di simpan di Bank 
Kustodian ( Kalau Reksadana bukan di KSEI ).
 
JADI modal INVESTOR Terlindungi. Tetapi Sepengetahuan Saya, Jika Reksadana 
tersebut menghasilkan Investasi yang merugi dan Net Aset Bersihnya Anjlok..... 
Investor tidak dapat menyalahkan Perusahan sekuritas Tersebut apalagi Menuntut 
supaya Modalnya dibalikan Seutuhnya saat awal Investasi.
 
Jadi ??? Bagaimana jika Investor tersebut terlambat untuk melakukan tindakan 
dan Kondisi Investasi di kita masih akan mengalami Bearish Panjang ( Ada yang 
bisa Prediksi Apakah Kita Sudah di Level Bottom ? )
 
Rela Modalnya tinggal 50 % atau bahkan lebih ? 
( Silahkan Cek... sudah ada Unit Link atau Reksadana yang NAB nya sudah 
berkurang puluhan % bahkan 50 % dari Posisi Tertinggi )
 
Dijaminkah Oleh Otoritas Bursa ? Di Belakah Para Investor ? Digantikah Dananya 
oleh Perusahaan Sekuritas ?  
 
 
3. Discretionary Fund (DF)
 
Banyak Perusahaan Sekuritas mempunyai Produk "DF", ia menawarkan tingkat return 
yang jelas seperti 10 - 12 % per tahun atau 3 - 4 % di atas BI rate atau 
Penjaminan Fixed minimal berapa %, selebihnya Bagi Hasil.
 
Banyak Para Investor yg tertarik karena JELAS RETURNNYA.
 
Tetapi Tahukah ANDA...... ada 2 hal yang membuat saya harus menjelaskan kepada 
Kawan 2x khususnya Investor Pemula... yaitu :
 
A. Produk Tersebut Belum Jelas Payung Hukumnya, Belum Jelas Peraturan 
Pemerintahnya, masih Grey Area. Ayo Kawan 2x bantu saya.... Apakah ada yang 
bisa menjelaskan Jika Perusahaan Sekuritas Gagal Janji, apakah ada Pasal yang 
melindungi kepentingan Para Investor ? 
Kalau  ada, sangat BAGUS... Semoga Kawan 2x bisa memaparkan di MILIS ini supaya 
Para INVESTOR dapat merasa Nyaman.
 
B. Dana yg terkumpul dari produk tersebut di salurkan oleh Sekuritas ke 
beberapa Instrumen supaya mendapatkan Spread / Kelebihan Return dari apa yg 
telah di janjikan ke Investor.
Anggap yg harus di bayarkan ke Investor sekitar 12 % p.a. Maka sekuritas harus 
menyalurkan ke Instrumen yang lebih Tinggi dari 12 %. 
Pada tahun 2006 - 2007 Instrumen yang bisa menghasilkan jauh lebih besar 
adalah SAHAM serta  Pembiayaan Transaksi Saham ( MARGIN ). Saham bisa 
menghasilkan puluhan % dan Margin mempunyai Rate sekitar 17 % - 21 %.
Inilah yang menjadi Fokus Saya... 
Bayangkan jika pada tahun 2007 ada Perusahaan Sekuritas yang merasa Terlalu 
Optimis seperti ulasan saya sebelumnya, dan melakukan Transaksi Saham serta 
Memberikan MARGIN kepada para nasabahnya tanpa di sertai dengan Manajemen 
Resiko yang Tinggi yang hanya mengharapkan keuntungan besar semata.
 
Apa jadinya Dana 2x tersebut jika Kondisi Investasi di Bursa Kita BELUM 
mencapai Level Terendah pada tahun ini.
 
Apa jadinya Dana 2x yang terserap di MARGIN jika Perusahaan Sekuritasnya tidak 
tegas dalam menerapkan dan melaksanakan apa yang dinamakan MARGIN CALL dan 
FORCE SELL. Sehingga nasabah tersebut mengalami BAD DEBT.
 
Hmmmm... Mudah 2x an tidak ada satupun perusahaan sekuritas di Bursa Kita yang 
Ceroboh.
 
4. AKHIR KATA
 
Mengingat tujuan saya semula, yang bukan MENGHASUT, Hanya mencoba membuka 
pikiran para Investor untuk MENGEVALUASI lagi portofolionya di Sekuritas maka 
saya mengkoreksi Judul Ulasan saya. Saya Mohon Maaf jika judul tersebut sangat 
ekstrem menyuruh Para Investor untuk menarik dananya sehingga menimbulkan 
dugaan oleh orang 2x yang sangat berkepentingan khususnya masalah periuk 
nasinya. Saya koreksi Judul tersebut menjadi "EVALUASILAH PORTOFOLIO ANDA DI 
BROKER ANDA".
 
Evaluasilah dana anda... Sekali lagi Perdalamlah Ilmu Investasi ANDA. Jangan 
termakan rayuan oleh para sales / marketing perusahan sekuritas anda. 
Mereka mengharapkan income dari Komisi transaksi yang anda lakukan,  baik 
produk Reksadana, DF maupun Saham. 
Silahkan beri mereka penghasilan TAPI hanya dengan LOGIKA dan PENGETAHUAN Anda 
bukan berdasarkan Omongan Mereka. 
Coba tanyakan ke Mereka... APAKAH KONDISI MARKET KITA SUDAH di LEVEL TERENDAH ? 
EVALUASILAH BROKER ANDA. Apakah mereka mempunyai Manajemen Resiko yang sangat 
ketat ? 
Jika tidak ada jawaban yang PASTI dan Anda Bukan Orang Yang RISK TAKER, segera 
pindahkan dana anda ke Instrumen yang resikonya paling rendah ( 
Tabungan-Deposito-Properti atau lainnya ). Jangan mengambil resiko yang besar 
hanya untuk mengharapka kelebihan KEUNTUNGAN beberapa % saja.
 
Tapi Jika ANDA seorang yang RISK TAKER, Anda orang yang tepat di SAHAM karena 
hanya INSTRUMEN SAHAM yang bisa menghasilkan KEUNTUNGAN paling Tinggi, Jika 
anda Memahami dan Melaksanakan ilmu 2x INVESTASI baik secara Analisa Teknikal, 
Fundamental atau lainnya.
 
PEACE
 
 
 
 

--- On Sat, 10/4/08, gavriel ardian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: gavriel ardian <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [obrolan-bandar] Warning : AMBIL DANA ANDA DI BROKER ANDA SEGERA 
!!!!
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Saturday, October 4, 2008, 2:02 AM







Ada kabar cabang salah satu sekuritas di kelapa gading ditutup dan semua 
transaksi dipindahkan ke pusat, kepala cabang nya kalah margin puluhan milyar 
waktu kejadian tgl 15-16 Sept kemaren sehingga ijin franchise nya dicabut.
Barangkali ada member yg bisa meng-konfirmasi kebenarannya. ..?




To: [EMAIL PROTECTED] com
CC: obrolan-bandar@ yahoogroups. com
From: breakout4848@ yahoo.com
Date: Fri, 3 Oct 2008 23:46:14 -0700
Subject: [obrolan-bandar] Warning : AMBIL DANA ANDA DI BROKER ANDA SEGERA !!!!










KRISIS KEUANGAN SUDAH DI DEPAN MATA
 
DIAWALI DI AMERIKA TIDAK LAMA LAGI PASTI AKAN KE ASIA - KHUSUSNYA KE INDONESIA.
 
BAGI ANDA YANG MENYIMPAN DANANYA DI SEKURITAS / BROKER DALAM BENTUK REKSADANA 
DAN DISCRETIONARY FUND (DF) BERHATI-HATILAH. 
 
SEGERA AMBIL / REEDEM DANA ANDA MESKIPUN ADA PENALTYNYA.
 
JIKA TIDAK.... KEMUNGKINAN BESAR ANDA AKAN MENGALAMI KERUGIAN BESAR ATAU MALAH 
DANA ANDA HILANG SAMA SEKALI.
 
KARENA HANYA TNGGAL MENUNGGU WAKTU... AKAN BANYAK PERUSAHAAN SEKURITAS YANG 
BANGKRUT.
 
LOGIKANYA :
 
PERUSAHAAN SEKURITAS MENGHIMPUN DANA MASYARAKAT LEWAT PRODUK 2X MEREKA SEPERTI 
ANTARA LAIN :
 
1. REKSADANA
2. DISCRETIONARY FUND (DF) : FIXED RETURN ATAU SESUAI PERJANJIAN
 
BUKAN RAHASIA UMUM LAGI.... JUMLAH DANA YG TERKUMPUL DI "DF" JAUH LEBIH BESAR 
DARI PADA DI REKSADANA. PADAHAL "DF" TERSEBUT SANGAT LEMAH PERLINDUNGAN 
HUKUMNYA DIBANDNGKAN DENGAN REKSADANA ( GREY AREA )
 
DANA TERSEBUT OLEH SEKURITAS DI TEMPATKAN PADA INSTRUMEN 2X SEBAGAI BERIKUT :
1. PASAR UANG
2. FIXED INCOME
3. SAHAM ( TRADING OLEH PERUSAHAAN TERSEBUT BUKAN VIA REKSADANA )
4. DAN .... DISALURKAN SEBAGAI PEMBIAYAAN ( MARGIN ) UNTUK NASABAHNYA  
    YG INGIN TRANSAKSI SAHAM.
 
PADA TAHUN 2007, PERUSAHAAN SEKURITAS BANYAK YANG SANGAT OPTIMIS DAN 
MENGINGINKAN RETURN BESAR UNTUK PRODUK 2X NYA. SEHINGGA TERJADI ALOKASI BESAR 
2X AN KE INSTRUMEN SAHAM DAN PEMBIAYAAN (MARGIN). JIKA TIDAK PERCAYA SILAHKAN 
CEK KE BEBERAPA SEKURITAS.
 
BANDINGKAN HARGA 2X SAHAM DI TAHUN 2007 VS SAAT INI !!!!
 
BAYANGKAN... ... JIKA KRISIS AMERIKA SANGAT PANJANG DAN MELANJUTKAN DAMPAKNYA 
KE ASIA / INDONESIA ( SUDAH HAMPIR PASTI ). SEHINGGA PENURUNAN BURSA KITA MAKIN 
DALAM MAKA PORTOFOLIO 2X PERUSAHAAN SEKURITAS NILAINYA AKAN SEMAKIN RENDAH....
 
APALAGI DITAMBAH JIKA PERUSAHAAN SEKURITAS TIDAK MENERAPKAN MANAJEMEN RESIKO 
YANG KETAT TERHADAP PEMBIAYAAN MARGIN NASABAHNYA SEHINGGA AKAN BANYAK NASABAH 
YANG DEFAULT.....
 
MAKA BAGAIMANA NASIBNYA DANA 2X MASYARAKAT YANG DIKUMPULKAN DAN DIKELOLA OLEH 
PERUSAHAN SEKURITAS TERSEBUT ???? 
SEGERA RENUNGKAN !!!!
 
SAYA MENGANGKAT ULASAN DI ATAS BUKAN UNTUK TUJUAN MEMPERKERUH KONDISI. TAPI 
SAYA HANYA MENGINGATKAN KAWAN KAWAN UNTUK..... 
 
JANGAN MERASA AMAN. 
 
JANGAN MUDAH TERBUJUK RAYUAN ORANG 2X DI SEKURITAS YANG BILANG KONDISI 
TERKENDALI, SIMPAN SAJA TERUS DANANYA DI KAMI !!! 
PADA KENYATAANNYA NILAI DANA ANDA MENURUN TERUS.
 
PERKETATLAH MANAJEMEN RESIKO ANDA.... RENUNGKANLAH ILMU 2X INVESTASI YANG TELAH 
ANDA PELAJARI.... SEGERALAH MENGAMBIL KEPUTUSAN DAN TINDAKAN.
 
SAYA HANYA INGIN KAWAN 2X TIDAK MENGALAMI KONDISI SEPERTI KRISIS 2X PADA TAHUN 
2X YANG LAMPAU DIMANA.....
 
INVESTOR YANG TERLAMBAT MENGAMBIL KEPUTUSAN DAN TINDAKAN, DIA YANG PALING 
MENGALAMI KERUGIAN DI INVESTASINYA.
 
SALAM SUKSES
 
 
 
 




Chat online and in real-time with friends and family! Windows Live Messenger  














      

Kirim email ke