mau tanya,., kalo pake RP, USD, Gold,. hasil analisisnya beda dong pak? kalo gitu,. pake yg mana nih?
--- On Thu, 10/9/08, Marcello Djunaidy <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Marcello Djunaidy <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [saham] Cerpen DE: Susahnya jadi analis teknikal To: [email protected] Date: Thursday, October 9, 2008, 10:15 AM KEREN !!!! MD 2008/10/9 Dean Earwicker <dean.earwicker@ gmail.com>: > > Suatu hari, seorang karyawan yang suka TA dipanggil oleh bosnya: > > "Joe, segera datang ke ruangan saya, saya mau minta tolong", ujar bos via > telepon > > "Baik pak", jawabnya singkat. > > Beberapa saat kemudian Joe masuk ke ruangan bosnya > > "Joe, kamu kan ngerti analisa teknikal kan? Kamu bisa cari support/resisten > IHSG untuk long term?" > > "Bisa pak, bapak mau invest di saham ya?", tanya Joe > > "Ya", kata si bos sambil tersenyum. "Coba kamu kasih saya analisa TA, ada > beberapa klien kaya kita yang mau invest di BEI, mereka minta rekomendasi > timing untuk masuk dari kita, nanti kita bisa dapat fee untuk kelola dana > mereka" > > "Oke pak, akan segera saya gambar", jawab Joe mantap. > > Joe kemudian bergegas ke mejanya dan mulai membuat garis-garis support > trendlines, setengah jam kemudian dia balik ke ruangan si bos > > "Pak, ini gambarnya, ini analisa saya untuk IHSG" kata Joe. > > > "Tolong jelaskan ke saya, Joe" tanya si bos. "Apa artinya ini?" > > "Bos, kalau saya tarik garis trend dari tahun 1983, sebetulnya kita bisa > melihat bahwa IHSG sempat konsolidasi lama di level 350-750. Jadi sebaiknya > kalau mau invest long term, klien kita bisa masuk di level, let's say, > 500-600, dan mungkin akan tercapai tidak sampai setahun lagi." > > "Hmm, menarik. Tapi masih lama yah, level sekarang masih terlalu tinggi > untuk invest kalau begitu", jawab si bos > > "Pak boleh tanya? Maaf klien kita ini yang lokal atau asing ya pak?" tanya > Joe > > "Ada beberapa dari Eropa dan Amerika. Kenapa?" tanya si bos > > "Ehmm, kalau untuk asing, chartnya yang ini pak", kata Joe sambil > memperlihatkan chart yang lain. > > > "Loh apalagi ini?" tanya si Bos kebingungan > > "Ini chart IHSG yang di plot dalam USD. Kalau investor asing biasanya paki > USD, dan menurut sejarah IHSG pernah konsolidasi di $0.025 - $0.085. Kita > ambil tengahnya saja sekitar $0.065, paling juga beberapa bulan lagi kena. > Siap-siap aja pak", jelas Joe > > "Hmm, benar juga..", pikir si Bos sambil garuk-garuk kepala > > Setengah berbisik, Joe berkata ke bosnya "Mau tanya lagi pak, apakah klien > asing ini cuma pegang USD?" > > "Mungkin ya.., tapi bisa jadi mereka pegang multi currency, soalnya kan > perusahaan", jawab si bos > > "Wah kalau begitu, sebaiknya pakai gambar ini pak", kata Joe sambil > menunjukkan gambarnya yang terakhir > > "Ini pak, gambar saya yang terakhir.." > > > "Apa pula ini?" si Bos terlihat bingung dan senewen > > "Ini IHSG yang diplot pada harga emas pak. Kan emas dijadikan hedging buat > mata uang, jadi lebih aman pakai chart ini. IHSG ada support di harga > 0.00014 x harga emas, saya pikir sebentar lagi rebound, soalnya emas udah > mulai diguyur, jadi sudah bisa mulai belanja dari sekarang, pak" > > "Wah..wah..wah. ..", si bos geleng-geleng. "Jadi saya mesti bilang apa sama > mereka??" > > Joe menunduk, "yah pak.. " jawab Joe pelan, "kalau saya tahu sih saya gak > jadi analis pak"... > > "Halah!", teriak si bos. "Ya sudah saya suruh beli kambing aja, tahan sampai > lebaran haji, pasti coan" > > "...." Joe kehabisan kata-kata. "Terserah bapak aja deh..." sambil ngeloyor > keluar ruangan... > > > > Regards, > DE >
