Dengan mengambil analogi sebagai "pembenaran" (bahasa kerennya Justifikasi)... Kalau di pantai sudah terjadi tsunami atau badai.. masa masih ada yang berpikir mau bikin rumah. Kalau sudah terjadi kebakaran, masa ada orang masih berpikir main api di situ tentu panggil petugas pemada kebakaran. Kalau lapangan bola sudah dipenuhi beruang... masa masih berpikir mau main bola di situ tentu panggil Petugas Satwa liar. and so on.. and so on..
2008/10/10 Agus Harimurti <[EMAIL PROTECTED]> > Supaya indeks gak turun TUTUP bursa > Supaya kurs terjaga TUTUP transaksi FX > Supaya bunga o/n gak naik TUTUP money market > > Tanggung banget kalau cuma nutup bursa...Tutup aja sekalian > semuanya....Adalah hak semua pemegang saham untuk menjual sahamnya di bursa > dengan harga BERAPAPUN sepanjang dilakukan dengan bebas tanpa > paksaan...Kalau tidak setuju dengan harga yang ada ya gak usah > di-hit...masukin aja offer di harga yang diinginkan,,,kalau gak ada yang hit > ya udah...terserah.... > > Saya inget waktu SD diajarin peribahasa...Jika takut terkena ombak jangan > bikin rumah di tepi pantai...Jika takut terbakar jangan bermain api....Jika > takut rugi jangan pernah main di bursa...>>>>>Bukankah prinsip pertama > sebelum masuk bursa adalah...>>>>> BAWA UANG SEJUMLAH YANG ANDA SANGGUP > HILANGKAN SELURUHNYA....tanpa mengganggu lifestyle anda...... > > ------------------------------ > Pemerintahan yang jujur bersih? Apakah mungkin? > <http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=AvNICQ7kn6q3Q3xZLe8SqyXJRAx.;_ylv=3?qid=20080714024736AAnnlu0> > Temukan jawabannya di Yahoo Answers! > > >
