Wah, setuju ama usulan Betty. Terutama soal analis. Kita bisa mulai di milis ini, bukan ijin mungkin tapi lebih menuju semacam award. Kita bisa buat sop nya dan koordinir bgmn cara kita ksh awardnya.
Kicky send 3:29p Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network -----Original Message----- From: "Samuel Sudeswanto Yeung" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sun, 12 Oct 2008 05:41:09 To: <[email protected]> Subject: [saham] Re: Kepada Otoritas Keuangan Indonesia hehehehe, if i have to lose my job to save our capital market, i dont mind ^_^ --- In [email protected], agung setiawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > angin segar buat broker supaya bisa irit biaya operasional nih, pecat para analis. hehehehhe, yg berpengaruh besar ke retail sebenernya bukan para analis, tp para peniup isu n rumours2 yg tidak berdasar. misal saham x mau ke 10000, saham y mau ke 20000. hal2 seperti itu biasanya sangat diminati oleh trader retail. bahkan klo broker kasih pertimbangan laen kadang2 malah brokernya yg disalahkan engga tau rumours yg TOP. > > > > ----- Original Message ---- > From: Betty Cantik <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Saturday, October 11, 2008 1:14:56 PM > Subject: [saham] Kepada Otoritas Keuangan Indonesia > > > Bila kebetulan anggota milis atau yg membaca milis ini atau ada kerabat atau relasi mereka yg bekerja di otoritas keuangan Indonesia yg saat ini sdgn berkerja keras Mohon sampaikan kepada mereka agar dalam paket darurat gejolak keuangan global juga mencantukan agar ada aturan-2 tegas dan nyata yg membatasi pihak-2 yg bekerja sebagai analisis di lembaga riset seperti Aturan analisis yg mengeluarkan rekomendasi buy/sell suatu saham (investasi) hanya analisis yg memiliki ijin analis yg dikeluarkan oleh suatu lembaga resmi seperti Bapepam-LK. > > Hal ini untuk mencegah dikemudian hari analis-2 brengsek dan busuk yg sembarangan merekomendasikan buy/sell suatu saham, agar mereka punya tanggung jawab analisis dan tidak berkelit dgn klausal Disclamer semata. Coba pikirkan berapa banyak investor yg terjebak dgn analis-2 busuk seperti itu. Hanya karena warna kulit dan bekerja di lembaga besar lalu dgn seenaknya merekomendasikan buy/sell, upgrade atau down grade. Bila anda investor sejati mungkin riset mereka anda buang tong sampah, tetapi bagaimana bila anda pemula yg belum mengerti tentang investasi, anda akan mudah terjebak dgn mereka apalagi nama mereka diembel-embelin sekelompok titel dari universitas ternama, mereka akan mudah terpengaruh. Kasihan mereka itu >________________________________ > Dapatkan nama yang Anda sukai! > Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail. com. >
