Cadangan Devisa China Nyaris Tembus US$ 2
Triliun
Beijing - China masih mengukuhkan diri sebagai pemilik
cadangan devisa terbesar di dunia, dengan jumlah hampir mencapai US$ 2 triliun.
China tercatat mencatat cadangan devisa hingga US$ 1,9056 triliun per akhir
September.
Menurut data yang dilansir Bank Sentral China atau People's
Bank of China seperti dikutip dari AFP, Selasa (14/10/2008), angka itu
berarti melonjak hingga 32,9% dibandingkan tahun lalu dan naik 25% dibandingkan
akhir tahun 2007.
Namun pertumbuhan year on year ini masih lebih
rendah dibandingkan kenaikan hingga 40% yang dicetak pada kuartal I-2008,
seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi global.
Posisi China
sebagai pemilik cadangan devisa terbesar dunia tampaknya belum terkalahkan.
Berdasarkan data yang dikutip dari Reuters, China semakin menjauh dari
Jepang yang berada di urutan ke-2. Berikut porsi cadangan devisa plus terbesar
dunia per akhir Agustus 2008, seperti dikutip dari Reuters.
China US$ 1.808,8 Miliar
Jepang US$ 996,7 miliar
Rusia US$ 582,2 miliar
India US$ 295,3 miliar
Korea Selatan US$ 243,3 miliar
Brasil US$ 205,1 miliar
Singapura US$ 170,1 miliar
Hong Kong US$ 158,1 miliar
Jerman US$ 153 miliar
Prancis US$ 144,8 miliar
Malaysia US$ 130,5 miliar
Italia US$ 104,5 miliar
Thailand US$ 101,3 miliar
Polandia US$ 81,6 miliar
Turki US$ 79,1 miliar
Swiss US$ 75,8 miliar
Amerika Serikat US$ 72,5 miliar
Inggris US$ 72,1 miliar.
Sementara cadangan devisa Indonesia
per akhir Agustus tercatat US$ 58,356 miliar.
Cadangan devisa dunia pada
akhir kuartal II-2008 tercatat menanjak hingga US$ 4,4 triliun, dari hanya US$
1,5 triliun di awal dekade.