Menunggu Dow dan Nikkie di 7500
Ketika
Nikkei dan Dow sama-sama ditutup di bawah level psikologis 9000.
Ditambah Indeks Australia yang saat ini sedang tertekan di bawah level
4000, optimisme bursa global semakin padam.
Saya sebutkan tentang indeks Australia karena indeks mereka hampir
sama tipikalnya dengan IHSG, sama-sama dipengaruhi oleh cukup besarnya
bobot dari sektor pertambangan, yang sangat sensitif dengan penurunan
harga minyak yang terus terjadi belakangan ini.
Mungkin ada di antara para investor yang bingung dan membatin, “mau
diapain lagi portfolio gue? Perasaan tiap kali gue beli turun lagi -
turun lagi."
Saran saya bagi investor yang sudah memegang barang saat ini adalah hitunglah
berapa persen unrealized loss anda.
Bagi anda yang cukup beruntung karena mungkin baru masuk pasar modal
akhir-akhir ini dan unrealized lossnya di bawah 20%, saya sarankan
untuk cut loss terlebih dahulu. Namun bila unrealized loss Anda sudah
di atas 20% dari nilai portfolio Anda maka mindset anda terhadap
portfolio anda sebaiknya dilihat sebagai deposito jangka panjang di
atas 5 tahun sehingga Anda bisa berkonsentrasi untuk fokus di usaha
atau pekerjaan anda di sektor riil dan tidak sering-sering melihat
pergerakan nilai portfolio anda kecuali Anda yakin dengan kesehatan
jantung anda.
Cara kedua bila unrealized loss anda sudah di atas 20% adalah
gunakan hak Anda sebagai seorang investor untuk bekerja sama dengan
broker yang bisa Anda percaya untuk semacam merestrukturisasi portfolio
Anda, sebagai seorang profesional, si broker sangat diharapkan dapat
membantu untuk mengturn around kondisi portfolio Anda.
Bagi yang belum mulai berinvestasi, seperti yang sudah pernah saya
tulis, pilihlah broker yang sekiranya dapat anda percaya dan bukalah
account. Cara mudah untuk mengenali broker yang dapat dipercaya adalah
bila si broker memberikan advice dengan gabungan kompetensi yang ia
miliki dengan sense of crisis serta sense of belonging terhadap dana
Anda, sehingga ia merasa ikut bertanggung jawab atas progres dana anda
dan tidak secara sembrono meminta anda untuk membelanjakan dana anda.
Jika melihat longsoran Dow dan Nikkei yang sepertinya akan berlanjut
dalam jangka pendek ini, menurut saya jika Dow dan Nikkei menyentuh
level psikologis selanjutnya di 7500 barulah it's time to start collecting not
panic buying.
Mungkin anda berpikir bahwa apakah mungkin level 7500 bisa tercapai?
Saya pernah mendengar sebuah logika yang sangat baik yang dikemukakan
oleh seorang motivator kondang yang sangat saya hormati. Mungkin adalah
persamaan kata dengan bisa jadi. Kata-kata sederhana namun powerful
impactnya ke mindset kita.
Mungkin juga masih terlalu jauh tapi jika keadaan makin memburuk
saya melihat IHSG bisa rontok hanya tinggal 3 digit alias bertengger di
level 900an.
Bila level ini tercapai, barulah kita bisa memulai pembelian secara
agresif karena menurut saya pribadi, proses penyembuhan IHSG dari
bubble relatif sudah mencapai akhir. Mengapa? Karena bila kita hitung
secara kasar, penurunan IHSG dari 2800 ke 900 adalah sebesar 2100 poin
atau 75%. Dalam logika dan kehidupan keseharian kita, tampaknya di
pusat-pusat perbelanjaan, diskon 75% adalah gambaran sebuah diskon yang
sangat besar namun masih sehat.
Gampangnya, bila kita jalan-jalan ke mal, ada baju yang kita taksir
dan tercantum diskon 75% maka akan langsung kita beli, tapi kalau
diskonnya lebih dari 75% misalnya 80% maka sebelum membeli kita harus
meneliti apakah ada cacat di baju itu, jangan-jangan barang reject lagi!
Sebagai penutup saya hanya mengingatkan bahwa jika suspensi beberapa
emiten di buka dan ada yang diantaranya berkapitalisasi besar, duarrr!!
IHSG ibaratnya bagai dipukul bertubi-tubi oleh Mike Tyson mulai dari
jab, hook, dan diakhiri oleh uppercut bernama repo. Oke, para investor
siapkan double cover anda!! Round 1 fight!!
________________________________
Is digital camera better than film camera?
Compare both on Yahoo Answers!
______________________________________________________________________
Search, browse and book your hotels and flights through Yahoo! Travel.
http://sg.travel.yahoo.com