Menurut saya, kalau pemerintah mau melihat rupiah menguat, caranya bukan dengan menaikkan BI Rate, tapi dengan cara menurunkan BI Rate, lalu kucurkan likuiditas ke sektor riil agar sektor riil bisa jalan.
Kalau sektor riil bisa jalan, maka akan ada permintaan akan rupiah yg cukup lumayan. Pada akhirnya, rupiah akan menguat, inflasi akan lebih rendah. Pertumbuhan ekonomi akan terjaga dengan baik. Ekonomi akan bergulir. Dengan cara seperti sekarang, BI rate yg tinggi, sama seperti menunggu leher bebek dipotong rame2... :) Menurut saya BI rate yg 9.5 sekarang ini, seharusnya bisa diturunkan bertahap sampai ke level 3% (dalam 12 bulan ke depan) agar sektor riil bisa bangkit dengan cepat. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
