(Part 1 of Managing The Risk)
http://www.trendtrader.co.cc/2008/10/entry-isnt-everything.html
Indicator, pattern dan segala bentuk entry signal hanya merupakan bagian kecil
dari suatu trading system. Suatu trading sytem atau metode trading yang
memiliki probabilitas 80% untuk menang pun masih dapat membuat kita menjadi
rugi jika kita tidak tahu bagaimana mengatur risk dan cara money management
yang benar. Sebaliknya kita bisa menghasilkan banyak keuntungan walaupun system
atau metode trading kita hanya memiliki peluang probabilitas 35% tapi kita
terapkan 2 hal yang sangat penting
1. How to size ur position correctly ?
2. How to ride a trend until it ends?
Ada ratusan indikator dan pattern yang bisa digunakan untuk trading, tapi
trading dengan banyak indikator tidak menjamin efektivitas dalam trading.
Sebagian besar Trading system yang profitable dan sukses di market, hanya
memiliki tingkat kebenaran sebesar 50%. Karena pada kenyataannya dari 100%
market movement yang bisa kita manfaatkan secara efektif adalah skitar 30%
saja. Probabilitas sebesar 50% adalah sudah cukup bagus daripada kita tidak
memiliki probabilitas sama sekali. Teknik entri kedalam market hanya sebagian
kecil dari teknik untuk membuat "profesional trading system".
The Turtle
Turtle Trader (jangan dibaca Pedagang Kura-kura yah) merupakan salah satu
contoh dari Kelompok Trader yang bisa sukses. Saat itu Richard Dennis dan Bill
Echardt yang merupakan Trader sukses bertaruh, Richard Bertaruh bahwa Trading
adalah adalah keahlian yang bisa dipelajari dan diajarkan. Saat itu Richard
mengumpulkan orang-orang lewat iklan di Koran. Dan Dari orang-orang yang
terkumpul tersebut hanya separuhnya yang bisa bertahan dan terus trading sampai
sekarang.
System yang diajarkan oleh Richard Dennis untuk kesemua orang yang dikumpulkan
adalah system yang sama, tapi 50% diantaranya tidak mampu untuk mengalahkan
aspek-aspek psikologis dalam diri mereka. Sehingga system yang seharusnya
profitable tersebut menjadi kurang powerfull lagi.
"Most traders take a good system and destroy it by trying to make it into a
perfect system."
Separuh orang yang masih bertahan tadi akhirnya disebut dengan "Turtle
Traders", karena seperti halnya kura-kura yang baru menetas dari telurnya hanya
separuhnya yang bisa bertahan hidup dilautan dan menjadi dewasa, sisanya
kebanyakan mati karena dimangsa predator dan sebagainya.
Para "Turtles" secara konsisten menghasilkan profit 70% bahkan lebih walupun
pada kenyataanya Trading system yang mereka miliki hanya menghasilkan 35 signal
yang benar dari 100 kali signal yang muncul.
Probabilitasnya memang tidak seimbang tapi ada hal-hal penting yang harus
diperhatikan kenapa dari 35% probabilitas itu mereka bisa menghasilkan profit
yang sangat besar. Untuk mempelajari teknik yang dimilki oleh para "Turtles"
tidak butuh waktu banyak kalau ditanya pastinya sih tidak lebih dari 2 jam.
Tapi hal yang paling sulit untuk diajarkan adalah pola pikir dan kemauan
seperti yang dimiliki para "Turtles"
95% Trader nyaris tidak pernah berimprovisasi dalam pola pikirnya sehingga
secara tidak sengaja telah menghalangi diri mereka untuk mendapatkan profit.
Pada kenyataannya profit hanya bisa didapatkan oleh para trader yang mau keluar
dari zona nyamannya, serta bekerja sesuai dengan pambawaan masing-masing, dan
yang paling penting tahu dan memahami kelebihan dan kekurangan yang dia miliki
(Personal Strength)
"...adding more indicators does not necessarily increase your effectiveness..."
This post originally posted at:
www.trendtrader.co.cc