Topik ini diulang2 mulu, muternya disitu2 aja.

Yg jelas ada banyak CASH dari hasil REPO yang dipegang.
Disimpen dimana kita gak tahu, coba ANDA bayangkan memegang puluhan T hasil REPO tersebut, apa MAU anda gelontorkan buat BUY BACK saat ini???.....
Pilih CASH atau BARANG???
Dengan mengandalkan UTANG dan SAHAM BUY BACK sebagai jaminan adalah SOLUSI terbaik prinsip MANAJEMEN RISIKO yang bisa dilakukan saat ini.
Kalo mau BANGKIT yah harus cari SELAMAT dulu dong.
EGOIS memang?? Well, that's BUSINESS.

Mengutip kalimat AB beberapa waktu lalu di media "Saat ini adalah saat yang sulit bagi semua orang"
Udah jelas kan arahnya...heheheee



disclaimer on.




miskinkali2011 wrote:

12 juni 2008 saat harga ABCD 8550 market cap 165
triliun, tgl 19 nov 2008 market cap 16 triliun,
seandainya saham ABCD tidak di utak-atik, apakah
kinerja perusahaan anjlok, shg nilai saham jatuh
jauh sejauh itu!..kemungkinan terjadi sgt kecil...
asal usul permasalahan saat X666 right isue(terbesar
dalam sejarah ) 41 T, untuk akusisi internal semua
anak perusahaan, salah1nya saham ABCD dgn harga
5400 sebanyak 35% dr total jumlah saham ABCD....
disini mulai permasalahan timbul, dgn harapan market
tidak jatuh spt saat ini, dgn harapan harga saham
ABCD akan naik terus hingga 2x harga akusisi, saham
itu akan di gadaikan menutupi utang, ke institusi
asing dan lokal, ternyata bencana datang, market
rontok ngk karuan, keraguan pemegang saham
ritel/INSTITUSI goyang, tekanan jual semakin kuat,
dan tak terbendung, tanggul penahan jebol (atau di
jebol) sampai saat ini tidak ada kekuatan melawan
arus...pertanyaan? Duit dari hasil repo kemana? Dan
hasil akusisi internal setiap anak perusahaan
kemana?..nah knp harus mengandalkan utang u buy back
saham ABCD, dgn harga rata2 1000 rupiah saja 10%nya
hanya 1.5 T...apakah tidak ada dana u aksi tsb...
masih abu2 --- In [EMAIL PROTECTED]com, ahmad
saharjo
<[EMAIL PROTECTED]..> wrote:
>
> Jangan gitu lha Bang IAN, apa jadinya kalau benar2
kejadiannya begitu? sejuta umat akan bersedih dan
meratap..... karena untuk cut loss sekarang saja
susahnya bukan main, baru detik pertama perdagangan
dibuka sudah auto reject. Terlebih lagi kalau
program buy back BUMI ditolak Bapepam karena dananya
bersumber dari hutang.. wah makin runyam saja.
>
> --- On Wed, 11/19/08, Irwan Ariston Napitupulu
<irwanariston@...> wrote:
> From: Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>
> Subject: [saham] BUMI Bisa Ke 50 Perak :)
> To: [EMAIL PROTECTED]com
> Date: Wednesday, November 19, 2008, 11:23 PM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Tampaknya disini banyak yg berharap
BUMI bisa ke 50 perak. Semoga bisa
>
> cepat jadi kenyataan ya, supaya semua pada senang.
Tapi nanti kalau ke
>
> 50 perak, masih pada berani beli ngga? Apa ngga
takut nanti BUMI
>
> reverse split seperti POLY? :)
>
>
>
> jabat erat,
>
> Irwan Ariston Napitupulu
>


__._,_.___

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke