Rekan-rekan di milis saham,
saya kadang bingung dengan pesan2 di milis ini karena terkesan banyak juga ya
yang berspekulasi dengan harga saham A atau harga saham B hanya untuk menjadi
"investor" jangka pendek. Ya memang ga dilarang sih untuk menjadi "investor"
jangka pendek itu, tapi apakah tidak lebih baik kita semua para investor lokal
bersatu untuk jangka panjang. Forget about the so-called foreign investors who
wish only to deteriorate the Indonesian stock exchange dengan profit-taking-nya
yang gila2an.
Terus terang, saya termasuk baru dalam hal investasi saham ini. Masuk di awal
September 2008 dengan membeli ULTJ dan INDF, portfolio saya Alhamdulillah
sempat gain beberapa ratus ribu rupiah dalam beberapa hari saja. Namun saat ini
portfolio saya sudah loss sampai 45% -walau sebagian besar saham
blue-chips/LQ-45- dengan total investasi 10 jutaan nilai saham saya sekarang
tinggal 5,5 jutaan.
Saham2 yang saya anggap oke untuk jangka panjang dan saya miliki dan tahan saat
ini adalah ANTM, PGAS, INDF, CMNP, BBCA.
Saya masih numpang di portfolio milik bapak mertua yaitu di IPOT (Indo Premier
Securities).
Buku2 yang saya beli antara lain biografi Warren Buffett, Gone Fishin'
Portfolio, Killing Sacred Cows (benar2 hebat punya dan patut dibaca. namun
tidak saya rekomendasikan bagi mereka yang menganggap uang adalah segala2nya).
Sekian. Marilah bersatu menyelamatkan bangsa dan bursa kita dari kehancuran
yang lebih dalam. God Bless Indonesia!
Patria.