Hmmm saya jadi curiga ada yg mau ambil aset tapi tidak mau ambil 
liabilities nih modelnya, MTN bisa saja didefaultkan sehingga agunan 
diambil oleh si pemberi pinjaman. Cara yg cukup hebat untuk cuci aset 
dari hutang2 yg sudah diambil utk mendapatkan aset tsb. Sangat mirip 
dengan caranya naik dulu....katak menelan gajah. Coba kalau 
kepandaiannya dipergunakan dalam menyelesaikan utang negara wuih mantap.

Irwan Ariston Napitupulu wrote:
> Yang jadi pertanyaan, bisakah publik meminta daftar pemegang saham
> rinci (yg di atas 2% katakanlah) kepada KSEI?
>
> Kalau nanti ternyata daftar pemegang sahamnya kebanyakan sudah non
> bakrie, bukankah usulan untuk mengadakan RUPSLB dengan agenda
> perubahaan susunan direksi dan komisaris BUMI jadi relevan seperti yg
> saya usulan sebelumnya? Itu sebabnya, saya meminta ke bapepam untuk
> turut memfasilitasi agar kemungkinan tersebut bisa tercapai.
>
> Hal ini disebabkan karena adanya indikasi dan tanda tanya besar
> terkait dengan kejadian2 yg sifatnya material seperti transaksi
> Herald, kemudian rencana kontrak pembelian alat berat sebesar $750
> juta, pengajuan2 pinjaman yg jumlahnya besar. Sangat rawan terhadap
> penyalahgunaan wewenang dan kepentingan pemegang saham
> mayoritas/publik.
>
> Belum lagi belakangan muncul rencana BUMI mengeluarkan MTN dengan
> jaminan KPC dan Arutmin untuk menutupi dana buyback saham BUMI.
> Sangat2 janggal dan sangat2 berbahaya.
>
> Yang saya dengar, banyak pejabat dan institusi (reksadana dll) yg
> portonya banyak nyangkut di BUMI. Mungkin dengan tulisan dan usulan2
> saya soal rencana mengadakan RUPLSB BUMI dengan agenda perubahaan
> susunan komisaris dan direksi bisa ditindaklanjuti.
>
> Kalau tidak salah ingat, biasanya hanya dibutuhkan suara sekitar
> 15%-25% saja untuk mengajukan RUPSLB dengan agenda tertentu. Tolong
> dilengkapi informasi dengan data yg lebih akurat.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>   
>

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke