kalau gitu,beli antm dong?

--- On Sat, 12/6/08, tjetjun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: tjetjun <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [saham] Re: Harga Emas Diprediksi Capai US$2 Ribu
To: [email protected]
Date: Saturday, December 6, 2008, 3:45 AM






Kalau memang mau naik ke usd 2000,- saya yakin Pak Muhaimin Iqbal dan 
Mr. Tom Fitzpatrick sudah beli sebanyak2nya emas walaupun harus jual 
rumah, tanah dan semuanya termasuk berhutang...
Jarang ada analisis yang benar, karena mereka sendiri kalah banyak, 
liat aja lembaga2 pemberi predikat rating, bank2 dan financial yang 
mengeluarkan prediksi mana saham yang bagus, semuanya keok pada saat 
ini.. jadi kalau sendiri aja kalah banyak sekali, bagaimana lagi 
kalau kita yang ikutan.. rekomendasi mereka kayak ML biasanya 
menyebabkan harga saham langsung bergerak aja, bisa kalah banyak 
sampai hampir bangkrut, apalagi kita yang tidak punya kemampuan 
mengerakkan pasar dengan komentar kiat...

jadi lebih baik percaya apa yang kita liat sehari2 kecuali untuk 
longterm, ambil aja saham.. interest uda sangat rendah, saham2 
bakalan naik kencang pada saat semua krisis lewat.. mungkin properti 
di US juga akan balik booming kembali dengan interest yang begitu 
rendah, jaga perusahaan2. . minyak juga sudah rendah, cost juga rendah 
dengan perampingan. . juga dana pemerintah yang begitu banyak dilempar 
untuk menolong pengangguran dan lapangan kerja.. semuanya setelah 
ekonomi kembali bagus, akan mendorong saham.. demikian juga emas, 
minyak. tapi tidak sampai 2000

salam

--- In [EMAIL PROTECTED] com, Ari <ari_haryana@ ...> wrote:
>
> Harga Emas Diprediksi Capai US$2 Ribu
> Jum'at, 05 Desember 2008 14:44
> 
> ____________ _________ _________ __
> Kapanlagi.com - Pengamat ekonomi, Muhaimin Iqbal, mengatakan, harga 
emas di pasar dunia diperkirakan akan mencapai angka US$2.000 per 
troy ounce pada akhir 2009. 
> "Harga emas berpeluang mencapai US$2.000 per troy ounce pada akhir 
tahun 2009," kata Muhaimin di Jakarta, Jumat (5/12). 
> Ia mengatakan, prediksi itu sebenarnya bermula dari nota internal 
Citigroup kepada kliennya yang intinya menyatakan bahwa harga emas 
akan dapat mencapai angka tersebut dalam dua tahun mendatang dan 
kemungkinannya adalah akhir tahun 2009. 
> Prediksi itu kemudian tidak dibantah, justru ditegaskan oleh Chief 
Technical Strategist dari bank tersebut yaitu Tom Fitzpatrick. 
> "Menurut Tom, hal ini tidak lain karena bank-bank sentral dunia 
telah membanjiri sistem moneter dengan likuiditas berupa uang 
kertas," katanya. 
> Mantan Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia itu, 
mengatakan, saat ini uang kertas yang jumlahnya mencapai triliun 
dolar ibarat debu beterbangan mencari tempat untuk jatuh. 
> Setelah jatuh, uang ini akan menjadi tumpukan kertas dan 
menyebabkan guncangan inflasi yang tidak pernah terjadi sebelumnya, 
katanya. 
> "Membanjirnya uang kertas yang dicetak oleh bank-bank sentral 
selama krisis ini hanya akan berujung pada dua kondisi ekstrem, yaitu 
inflasi yang memuncak atau terjadi spiral depresi dan kerusuhan. 
Bahkan kondisi itu bisa memicu perang," katanya. 
> Di tengah kondisi ekstrem mana pun yang terjadi, menurutnya, harga 
emas tetap akan naik. 
> Citibank bukan satu-satunya institusi yang memandang suramnya 
ekonomi dunia saat ini karena Paul Volcker yang oleh presiden 
terpilih Barack Obama ditunjuk menjadi Chariman of Economic Recovery 
Advisory Board memiliki pandangan yang tidak kalah getir dalam 
melihat situasi ekonomi sekarang. 
> Menurut Paul, apa yang terkuak dari krisis finansial global saat 
ini adalah kerusakan sistem ekonomi yang tidak pernah dialami seumur 
hidupnya. 
> "Karena Paul pernah menjabat sebagai Chairman dari US Federal 
Reserve 1979-1987 pada zaman Presiden Carter dan Ronald Reagen, maka 
pernyataan ini adalah pernyataan yang serius," kata Muhaimin Iqbal. 
> Harga emas di pasar dunia saat ini berkisar US$768 per troy 
ounce. (kpl/meg) 
> 
> _ 
> 
> 
> Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs 
pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! 
http://id.messenger .yahoo.com/ pingbox/
>

 














      

Kirim email ke