Trimex melalui JV dengan perusahaan RAK mineral dan Metals Investments dan di-backing oleh perusahaan United Arab Emirated, telah menyediakan dana US$ 1,5 miliar untuk investasi di Indonesia.
Sumber yang dekat dengan Trimex mengatakan dengan keadaan sekarang, BUMI tidak memiliki pilihan banyak. Hanya ada satu sumber dana yaitu investor dari Timur Tengah yang telah menyuntik dana ke Citigroup dan Barclays Konsorsium Northstar Pacific Partners Ltd dan Texas Pacific Group memastikan tak akan mundur untuk mengakuisisi 10-20% saham BUMI. Penandatanganannya paling cepat Jumat (28/11) malam ini. Saat ini perseroan tengah berunding mengenai mekanisme pembayarannya dan besaran harga jual BUMI oleh BNBR. Menurut Patrick Walujo, pendiri Northstar Pacific, negosiasi dengan pihak BUMI sudah hampir final mengingat batas akhir penyelesaian due delligence berakhir 28 November 2008 (hari ini). Saat ini, lanjut Patrick, Northstar mengumpulkan saham Bumi yang aman, yaitu saham yang restrukturisasi utangnya disepakati Bakrie dan kreditor. Jumlah saham yang secured untuk dibeli Northstar adalah 10%-20%, sedangkan Bakrie berupaya merampungkan negosiasinya dengan puluhan kreditor lokal dan asing. Dari 6,79 miliar saham Bumi yang dimiliki Bakrie, 5,13 miliar saham dijaminkan oleh Bakrie & Brothers kepada kreditor untuk memperoleh utang. Artinya, hanya 8,55% saham Bumi yang tidak digadaikan. Apabila mengacu pada harga pembelian yang sama, Northstar nanti hanya mengeluarkan US$371 juta-US$742 juta untuk membeli 10%-20% saham Bumi. Patrick mengatakan setelah uji tuntas rampung, Northstar dan Bakrie berusaha menstabilkan perusahaan. "Northstar tidak mungkin walk away. Kami mengincar Bumi sejak dua tahun lalu," ujarnya mengutip sebuah media nasional. Setelah membeli 10%-20% saham Bumi, lanjutnya, Northstar berpeluang menambah jumlah saham yang akan dibeli. Sumber Milis http://finance.groups.yahoo.com/group/KomunitasTrader/ Biar ga langgar hak Patent. Hehe
