He he :-) Ya kalo Niatnya memang Invest ya diseriusi aja Pak dengan banyak mencoba memakai Fundamental dan sedikit Teknikal untuk saat2 tertentu(time Frame panjang)....:-)
Banyak2 tenang atau istirahat dan punya kesibukan lain...:-) Apapun yg menjauhkan dari Invest baiknya geleng2....iya tho... dan apapun yg mendekatkan dengan invest ya mau tdk mau harus ngangguk2 optimis...:-) Seperti lagu sbb : Project Pop - Metal VS Dugem http://www.youtube.com/watch?v=IFfyJW1qas4 (Refreshing) Decission is yours Pak.... Untung rugi nanti sampeyan2 sendiri juga yg akan tanggung... Tdk usah beremosi terlalu dalam.... karena saat invest/trading pun disini kita tdk punya musuh selain diri kita sendiri....:-) Keep it simple.... and CMIIW Tks Best Regards --- In [email protected], "Feby Arzoeardy" <farzoea...@...> wrote: > > Tengkyu om... J > > Susahnya niat invest tapi tergoda trading... > > Margin tradingnya begitu menggoda... > > Btw, sorry klo saya rada ngigau... tadi ampir step liat ibu mimi luluh > lantak... hehe... > > > > > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of > edwinkdr > Sent: 12 Desember 2008 16:09 > To: [email protected] > Subject: [saham] Re: Kejam... > > > > > > Mungkin pendapat Pak Roxar dibawah ini bisa membantu Pak :-) > > .......... > > Notes : Webnya keren banget...:-) > > http://roxar.wordpress.com/2008/10/03/memilih-saham-berfundamental-bagus/ > > handi > > Bagai mana cara menentukan timing yang tepat untuk masuk pada suatu > saham . Contoh saat ini PTBA diperdagangkan 5500. sy akan masuk besok > (jum'at ,7 Nov 08) . Dalam kondisi bearis spt ini dimana entry area nya > > RoxaR > > Untuk trading, coba cek suport levelnya. perhatikan pada support > tersebut, jika terjadi perlawanan cukup kuat bisa entry dan jika jebol > bisa segera Cut lost.. > > Untuk invest tidak ada entry area. entry area kembali ke > fundamental harga wajar. jika harga discount dibawah harga wajar itu > area entry... > > Jadi tentukan dulu apakah anda mau invest atau mau trading. baru > menentukan stategi entrynya.. > > Good Luck! :) > > http://roxar.wordpress.com/2008/11/19/rahasia-%e2%80%9cmaking-money%e2%80%9d > -di-bursa-saham/ > > Dalam melakukan investasi untuk memperoleh kesejahteraan financial > tidak membutuhkan IQ yang tinggi baik dalam market ataupun dalam > bisnis, akan tetapi lebih diutamakan disiplin, pengaturan pengeluaran, > dan fokus pada tujuan jangka panjang. Pada masa krisis seperti > sekarang ini menerapkan disiplin dan money management yang bagus > merupakan seuatu keharusan agar bisa selamat dalam melewati krisis > ini. Tentunya strategi dalam investasi juga harus diperhatikan. > > ......................... > > http://roxar.wordpress.com/2008/09/12/lingkaran-emosional-market/ > > "Loh kok turun terus setelah dibeli sahamnya Om... Thole kira mau naik > lagi, Thole jadi investor long term aja ya Om. ga jadi Trader.." :) > > "Lha Thole udah siap belum kalau nanti nyangkut dalem??" > > "Ya kalau buat disimpen 1-2 bulan ga papa lah Om.." > > "Kalau nyangkutnya 5-10 tahun gimana thole???" :) > > "Waduh.. " :( > > "It is not because the truth is too difficult to see that we make > mistakes. we make mistakes because the easiest and most comfortable > course, for us, is to seek insight where it accords with our emotions > - especially selfish ones." ~ Alexander Solzhenitsyn > > Selengkapnya :-) > > http://roxar.wordpress.com/category/investasi-dalam-bursa-saham/ > > Semoga bermanfaat, > > Tks > > Best regards > > Apa yg kita cari sebenarnya tdk jauh dari dimana kaki kita berpijak ? > :-) lari menjauh sama juga lari dari kaki kita sendiri...:-p > > Tambang Intan Ali Hafed > > Tidak jauh dari Sungai Indus, pada suatu masa hiduplah seorang petani > Persia bernama Ali Hafed, yang memiliki tanah luas dengan kebun buah, > ladang gandum, dan taman. Dia adalah orang kaya yang puas dengan > hidupnya. > > Pada suatu hari dia dikunjungi oleh seorang pertapa tua, seorang arif > bijaksana dari timur. Pertapa ini duduk dekat api dan menceritakan > kepada Ali Hafed bagaimana dunia kita diciptakan. > > Dia mengatakan bahwa Tuhan yang Mahakuasa menusukkan jarinya ke kabut > dan perlahan-lahan menggerakannya berputar-putar, meningkatkan > kecepatan sampai berangsur-angsur kabut berubah menjadi bola api. > Kemudian, bola api itu berputar melalui alam semesta, membakar lapisan > kabut kosmis dan memadatkan cairannya sampai jatuh sebagai hujan pada > permukaannya, yang mendinginkan kerak luarnya. Setelah gumpalan yang > meleleh itu meletus dan dengan cepat mendingin, terjadilah batu > karang. Yang mendingin kurang cepat menjadi perak. Yang lebih lambat > lagi menjadi emas. "Dan intan," kata pertapa tua, "intan adalah > tetes-tetes sinar matahari yang menjadi padat." Dengan menyatakan > bahwa intan adalah barang tambang ciptaan Tuhan yang paling tinggi > tingkatannya, Pertapa mengatakan bahwa sebungkal intan sebesar ibu > jari Ali Hafed bisa membeli sebuah kota. Seandainya Ali Hafed memiliki > tambang intan, dia bisa menempatkan semua anaknya di atas singgasana > di kerajaan-kerajaan di seluruh dunia. > > Ali Hafed pergi ke tempat tidur sebagai orang miskin, miskin karena > dia tidak puas dan tidak puas karena merasa dirinya miskin. "Saya > ingin sebuah tambang intan," dia berkata berulang-ulang kepada dirinya > sepanjang malam dengan mata tidak bisa dipicingkan. > > Dia membangunkan Pertapa pada pagi berikutnya. "Maukah Anda > memberitahu saya di mana saya bisa menemukan intan?" > > "Saya ingin menjadi kaya raya." jawab Ali Hafed terus terang. > > "Kalau begitu pergilah mencarinya, hanya itu yang harus Anda lakukan," > Pertapa menasihatkan. > > "Tetapi saya tidak tahu harus pergi ke mana," Ali Hafed memohon. > > "Baiklah," kata Pertapa, "kalau Anda melihat sungai yang mengalir di > atas pasir putih di antara gunung-gunung yang tinggi, Anda akan selalu > menemukan intan di dalam pasir itu." > > "Saya tidak percaya sungai seperti itu ada," Ali Hafed menantang. > > "Tentu saja ada, banyak yang seperti itu," kata Pertapa, "Yang harus > Anda lakukan hanyalah menemukannya." > > Ali Hafed pergi ke jendela dan melihat ke luar. Pandangannya tertuju > ke pegunungan yang membatasi ladangnya. "Saya percaya kepada Anda. > Saya akan pergi!" dia membulatkan tekad. > > Dia menjual ladangnya dan mengumpulkan uangnya. Setelah menyerahkan > keluarganya agar dijaga oleh tetangganya, dia pergi mencari intan, > dimulai dari pegunungan yang paling dekat. Kemudian dia mencari ke > Palestina. Akhirnya dia mengembara ke Eropa. Setelah uangnya yang > terakhir dibelanjakan, dia berdiri dengan pakaian compang-camping di > Teluk Barcelona, Spanyol, memandang ombak yang datang > bergulung-gulung. Tak lama kemudian, laku-laki yang tidak mempunyai > uang dan sengsara tanpa harapan ini menghamburkan dirinya ke air > pasang dan terbenam di laut, tidak pernah muncul lagi. > > Tapi cerita yang sebenarnya baru dimulai di sini. > > Pada suatu hari, orang yang membeli ladang Ali Hafed menuntun untanya > ke kebun untuk minum. Ketika unta tersebut meminum air kali yang > jernih, pemilik tanah bekas milik Ali Hafed memperhatikan adanya > kilatan aneh di dasar kali dangkal yang putih pasirnya. Dia memasukkan > tangannya ke dalam air, mengambil sebungkal batu dengan mata jernih > yang memantulkan semua warna pelangi. Batu yang aneh itu dibawanya ke > rumah, diletakkan di atas perapian, dan dia kembali ke pekerjaannya. > > Beberapa hari kemudian, dia dikunjungi oleh si pertapa tua. Pada saat > si pertapa melihat kilatan di atas perapian, dia segera > menghampirinya. "Ada intan di sini!" dia berseru. "Intan! Apakah Ali > Hafed sudah kembali?" > > "Tidak, dia belum kembali dan itu bukan intan." pemilik kebun yang > baru menjawab. "Itu hanya batu dari kebun." > > "Tetapi saya tahu itu intan." Pertapa bersikeras "Dan saya berani > mengatakan bahwa ini adalah intan yang indah sekali." > > Bersama-sama mereka pergi ke kali di kebun. Mereka mengaduk-aduk pasir > dengan jari, dan menemukan lebih banyak batu yang lebih indah dan > lebih berharga daripada yang pertama. Dan itulah saat ditemukannya > tambang intan Golcanda, tambang intan terbesar di dunia. > > (Seandainya ada kisah yang mengandung moral yang lebih kuat, saya > belum menemukannya. Mungkin Anda sudah mengembangkan kearifan untuk > mengetahui bahwa intan yang Anda cari-cari sebenarnya sedang menunggu > di halaman belakang Anda sendiri, dalam diri Anda sendiri, tempat rasa > akan nilai dan harga diri Anda terpendam -- Denis Waitley --) > > Denis Waitley > Empires of the Mind > > --- In [email protected] <mailto:saham%40yahoogroups.com> , hs > <hsuwirya@> wrote: > > > > Nurut saya sih skrg bukan masa-nya bangun portofolio, sekarang > baeknya sih "hit and run"... maen di day trade aja. > > > > --- Pada Jum, 12/12/08, Win <edwincen@> menulis: > > Dari: Win <edwincen@> > > Topik: Re: [saham] Kejam... > > Kepada: [email protected] <mailto:saham%40yahoogroups.com> > > Tanggal: Jumat, 12 Desember, 2008, 12:22 PM > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > periksa kesalahannya ada dimana pak, bukan pasar yang > kejam tapi kita sendiri yang ga beres. > > > > > > regards, > > Win > > > > > > 2008/12/12 Feby Arzoeardy <farzoea...@bpi- ipp.com> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Susah payah bangun portfolio sejak lebaran haji kemarin, hari > > ini amblas lagi... alangkah kejamnya dunia saham ini yah LLLLLL > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. > Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! > http://id.messenger.yahoo.com/invite/ > > > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [email protected] [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
