Brentwood Ambil Alih Utang Bakrie di ICICI SELAIN kepada kreditor lokal, PT Bakrie & Brothers juga berusaha mengalihkan utang-utangnya kepada kreditor asing. Selain utang terbesar kepada Oddickson Finance yang dalam negosiasi terakhir bakal diambil alih oleh Northstar Pacific Partners Ltd sebesar USD 575 juta, perseroan sudah bersepakat dengan Brentwood Ventures Pte Ltd untuk pengambilalihan utang BNBR ke ICICI.
Utang perseroan ke ICICI semula USD 150 juta, namun telah dilunasi sebesar USD 45,5 juta. Sehingga, utang yang bakal diambil alih oleh Brentwood sebesar USD 104,5 juta. "Sudah itu. Akan dieksekusi segera, akhir tahun," ujar Direktur BNBR Ari S. Hudaya di kantornya kemarin (24/12). Dengan demikian, Brentwood akan beroleh 697,3 juta lembar saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang dijadikan kolateral oleh BNBR ke ICICI. Sekarang, jaminan saham itu telah bertambah menjadi 1,3 miliar lembar (6,69 persen) karena BNBR telah melakukan penambahan nilai jaminan (top up) seiring luruhnya harga saham BUMI. Apakah ada opsi buyback? "Tidak ada opsi untuk itu," tegas Ari. Perseroan sebelumnya juga sudah bersepakat melakukan pengambilalihan sisa utang dari JP Morgan sebesar USD 72 juta ke Ancora Capital. Utang BNBR ke JP Morgan semula USD 150 juta, namun sudah dilunasi USD 78 juta pada Oktober lalu. Ari mengatakan, pengambilalihan ke Ancora itu dilakukan lewat perjanjian Bakrie Investment Pte Ltd, anak usaha Grup Bakrie di Singapura, dengan Blue Resources Ltd, anak usaha Ancora. "Untuk yang pengambilalihan ke Ancora ini ada opsi buyback dalam jangka waktu setahun," jelas Ari. Itu diatur dalam put and call option di antara keduanya pada 27 November lalu. Kepada JP Morgan, perseroan menggadaikan 581,4 juta lembar saham BUMI. Bagaimana dengan kesepakatan pengambilalihan utang terbesar dari Oddickson Finance kepada Northstar? Sampai tadi malam belum diperolah kepastian. Manajemen Grup Bakrie berjanji akan menjelaskan segera ke publik. Namun, Ari menegaskan, dalam proses perjanjian dengan Northstar, perseroan semula berharap bisa mengambil opsi buyback, agar saham-saham BTEL, UNSP, ELTY, dan ENRG bisa dimiliki kembali. "Harapannya seperti itu. Tapi kenyataannya bagaimana kan kita nggak tahu. Bergantung negosiasi," ujarnya. Panjangnya mekanisme negosiasi antara BNBR dan Northstar, kata dia, membuktikan bahwa syarat dan kondisi yang saling diminta keduanya sama-sama alot. "Very difficult. Sangat panjang kan," kata Ari. (eri/fan) -- Office Representation in Surabaya? Visit http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or mailto:[email protected] for enquiry that suits your needs. ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
