Kesuksesan dan kekalahan dalam trading adalah hal sama dan berjalan seirama.
Kesuksesan dalam trading adalah suatu cobaan apakah kita bisa mengulang
kesuksesan itu untuk kedua kalinya?
Kekalahan dalam trading juga tidak jauh berbeda, kita haru ibs belajar untuk
tidak mengulang kekalahan itu!
Ketika
kita tahu alasan-alasan kita bisa menang di dalam market, maka kita
tidak akan bisa mengulang kemenangan itu untuk kedua kalinya!
dan begitu juga sebaliknya kita akan tetap kalah dalam trading jika kita tahu
alasan-alasan yang membuat kita kalah!
Kuncinnya
bukan pada menang kalah dalam trading, tapi memaknai setiap transaksi
yang kita lakukan dan belajar dari setiap transaksi yang kita lakukan.
Ibarat
orang buta yang berjalan dalam rumah, pada putaran pertama dia masih
meraba-raba alur ruangan tersebut..Nabarak-nabrak sedikit wajar sekali
karena itu area yang baru, bahkan perlu kita papah dan kita beri
instruksi untuk menjaga agar dia tidak memecahkan suatu benda sperti
vas dansebagainya. Tapi setelah 10 kali memutari ruangan, orang buta
tersebut tanpa harus dipapah dan diberi instruksi bahkan tanpa harus
merapa-raba lagi pasti sudah bisa jalan-jalan dengan lancar di dalam
ruangan itu. Mereka belajar dari tiap langkah yang mereka lakukan agar
pada putaran berikutnya mereka bisa menghindar dari kesalahan-kesalahan
dari putaran sebelumnya.
Harta kita adalah suatu "Amanah" yang
dititipkan oleh Sang Pencipta agar kita bisa membantu orang lain.
Menjaga "Amanah" agar harta itu menjadi sesuatu yang membawa berkah
bagi semua orang kita harus belajar untuk memelihara harta itu dan
menjaga harta itu. Ketika kita bisa menerapkan konsep ini dalam trading
dan mampu menjaga Amanah tersebut maka sebenarnya harta yang kita
miliki adalah milik Tuhan dan ada sebagian hak orang lain dari harta
itu. Belajar dari setiap kekalahan dan kemenangan dalam trading adalah
suatu perwujudan tanggung jawab kita terhadap harta yang di "amanah"
kan kepada kita.
Ada pengalaman menarik ketika saya sedang makan
di warung kecil 1 hari yang lalu. Saat itu kondisi sedang hujan lebat
dan saya berteduh di warung pinggir jalan sambil makan minum seadanya,
saya lontarkan pertanyaan kepada bapak penjaga warung "Pak dari sore
khan udah hujan selebat ini, tapi koq bapak masih tetep buka warung
pak? Tidak takut warungnya gak laku pak?"
Jawaban yang diberikan
bapak itu benar-benar menyentuh hati saya "Hujan dan rejeki itu urusan
Tuhan mas! Urusaan saya saat ini yah menyeduh kopi untuk mas!". Hmmm
saya jadi berpikir kadang kita memikirkan sesuatu yang besar diluar
kehendak dan kemampuan kita tapi kita lupa memikirkan hal-hal kecil
disekitar kita yang masih dalam jangkauan kemampuan kita.
Berpikir
untuk merubah arah market adalah diluar kehendak saya, yang bisa saya
lakukan adalah menjaga agar setiap posisi yang saya ambil di market
dilakukan dengan benar dan sesuai dengan arah market.
Special thks to: Mr. Yusuf & Mr. Imran
Kind Regards,
Aditya
www.trendtrader.co.cc
Disclaimer:
Stock Trading, forex trading, commodity trading, managed futures, and other
alternative investments are complex and carry a risk of substantial losses.
They are intended for sophisticated investors and are not suitable for
everyone. The ability to withstand losses and to adhere to a particular program
in spite of losses are material points which can adversely affect investor
returns.