Ini hanya wacana dari Pjs Gubernur BI....bukan agenda Pemerintahan sekarang...
Jadi percuma deh dibicarakan klao bukan AGENDA PEMERINTAH sekarang...

http://www.detikfinance.com/read/2010/08/03/124235/1412515/5/hatta-redenominasi-rupiah-tak-masuk-agenda-pemerintah


Best Regard,



Rokaya Aritonang.



Independent Trader & Elliott Wave Trainer

No. Hp. 0817 793084

--- On Tue, 8/3/10, Mr David Oktavian <[email protected]> wrote:

From: Mr David Oktavian <[email protected]>
Subject: Re: [saham] Merah gara2 redenominasi?
To: [email protected]
Date: Tuesday, August 3, 2010, 4:35 PM







 



  


    
      
      
      kira2 apa sisi positifnya kalo begitu pasti khan ada niatan darmin 
seperti itu pasti ada niat baiknya....terlepas nantinya implementasi gak 
seperti itu

2010/8/3 jopie santoso <yakin242001@ yahoo.de>
















 



  


    
      
      
      Lihat Jerman mata uangnya ditukar dari deutsche Mark jadi euro,dulu saya 
beli celana Hugo Boss DM 129 sekarang EUR 129,awal awal sih memang di kursin 
dulu jadi kurang lebih setengahnya seiring dengan waktu harga balik ke asalnya 
hanya beda mata uangnya,tapi gaji karyawan tdk secepat itu naiknya.jadi 
redenominasi ataupun apalah istilahnya membuat kita jadi lebih miskin


--- Rokaya Aritonang <rok...@yahoo. com> schrieb am Di, 3.8.2010:


Von: Rokaya Aritonang <rok...@yahoo. com>
Betreff: Re: [saham] Merah gara2 redenominasi?
An: sa...@yahoogroups. com

Datum: Dienstag, 3. August, 2010 10:21 Uhr


  





Syaratnyakan Ekonomi Stabil, Inflasi rendah (Inflasi rendah yg ideal dibawah 5% 
atau setara dg  2-3%) dan harga kebutuhan bahan pokok stabil dan dapat 
dijangkau...


Dapatkah persyaratan tersebut dicapai dalam 2-3 tahun?... BI harus dapat 
membuat strategi untuk memenuhi persyaratan tersebut diatas tercapai.... baru 
boleh lakukan...

Jadi kalau persyaratan tersebut TIDAK TERPENUHI... biarlah WACANA tersebut 
ditunda untuk 10 tahun kemudian...JANGAN DIPAKSAKAN.. .

Saya percaya PEMERINTAH AKAN OBJEKTIF dalam memeprtimbangkan hal tersebut...



Best Regard,

Rokaya Aritonang.

Independent Trader & Elliott Wave Trainer
No. Hp. 0817 793084

--- On Tue, 8/3/10, trilaw_esprit1@ yahoo.com <trilaw_esprit1@ yahoo.com> wrote:



From: trilaw_esprit1@ yahoo.com <trilaw_esprit1@ yahoo.com>

Subject: Re: [saham] Merah gara2 redenominasi?
To: sa...@yahoogroups. com
Date: Tuesday, August 3, 2010, 2:43 PM


  

Selasa, 03/08/2010 14:00 WIB

Redenominasi Rupiah Tuntas 2022

Herdaru Purnomo : detikFinance

detikcom - Jakarta, Bank Indonesia (BI) memperkirakan proses redenominasi akan 
membutuhkan waktu sekitar 10 tahun. Tahapan pertama yang dilakukan bank sentral 
yakni sosialisasi yang dimulai dari tahun 2011 dan tuntas selesai di 2022.


Demikian disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia terpilih Darmin Nasution 
dalam konferensi persnya di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, 
Selasa (3/8/2010).

"Redenominasi adalah proses penyederhanaan penyebutan satuan harga dan nilai. 
Rencananya dibutuhkan waktu 10 tahun," jelas Darmin.


Ia memaparkan, redenominasi akan dimulai pada tahun 2011 dimana pada tahap 
pertama dilakukan tahapan sosialisasi sampai dengan tahun 2012. 

"Kemudian dilakukan redenominasi tersebut pada 2013 yang merupakan masa 
transisi sampai 2015," katanya.


Pada masa transisi Darmin
 menjelaskan akan digunakan dua penilaian atau dua kuotasi yang tertuang dalam 
undang-undang.

"Pada masa transisi digunakan dua rupiah, yakni memakai istilah rupiah lama dan 
rupiah hasil redenominasi yang disebut rupiah baru," ungkap Darmin.


Misalnya, lanjut Darmin, di toko-toko yang menjual sebuah barang akan tercatat 
2 label harga. Yakni dengan rupiah lama dan dengan rupiah baru. Jika nol-nya 
disederhanakan 3 digit, lanjut Darmin, kalau harga barangnya Rp 10.000 maka 
akan dibuat dua label yakni Rp 10.000 untuk rupiah lama dan Rp 10 untuk rupiah 
baru.


"Pada masa transisi tersebut maka akan berlaku kedua-duanya rupiah baru dan 
rupiah lama. Masyarakat boleh bebas memilih," tutur Darmin.

"Misalkan lagi kalau beli sepatu harga Rp 300.000 maka kita bisa bayar pakai 
uang rupiah baru Rp 300 atau tetap rupiah lama Rp 300.000. Nanti pun uang 
rupiah baru akan dicetak atau dicap bertandakan rupiah baru," imbuh Darmin.


Hal
 tersebut, lanjut Darmin akan berlaku di seluruh wilayah termasuk ke pedagang 
kaki lima. "Masa transisi ini dilakukan selama 3 tahun dari 2013 sampai 2015. 
Nah untuk pencetakan uang baru hanya dilakukan jika uang lama sudah tidak lagi 
layak pakai jadi uang yang beredar tetap saja di masyarakat," jelasnya.


Setelah masa transisi dilakukan, Darmin kemudian menjelaskan pada tahun 
2016-2018 dilakukan penarikan uang rupiah lama sampai habis.

"Dan pada 2019 sampai 2022 tulisan cap 'baru' pada uang rupiah baru akab 
dihapus dan nilai rupiah akan semakin tinggi nilainya," tukasnya.


Lebih lanjut Darmin mengatakan semua ini akan disampaikan ke Pemerintah atau 
dengan kata lain presiden dan dibahas juga di DPR.

Bank sentral merasa perlu melakukan redenominasi karena seperti kita ketahui 
uang pecahan Indonesia yang terbesar saat ini Rp 100.000. Uang rupiah tersebut 
mempunyai pecahan terbesar kedua di dunia, terbesar pertama adalah mata uang
 Vietnam yang mencetak 500.000 Dong. Namun tidak memperhitungkan negara 
Zimbabwe, negara tersebut pernah mencetak 100 miliar dolar Zimbabwe dalam satu 
lembar mata uang. 
Sent from my BlackBerry® 
powered by Sinyal Kuat INDOSAT 


-----Original Message----- 
From: hc_...@yahoo. com 
Sender: sa...@yahoogroups. com 
Date: Tue, 3 Aug 2010 07:28:09 
To: Milis saham<sa...@yahoogroups. com> 

Reply-To: sa...@yahoogroups. com 
Subject: [saham] Merah gara2 redenominasi? 


Betul ya? 
Katanya tadi siang ada konperensi pers. Isinya apa ya? 


Powered by Telkomsel BlackBerry®


------------ --------- --------- ------

Kunjungi situs http://www.info- saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL
 DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI 
ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK 
PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.

saham-unsubscribe@ yahoogroups. com untuk berhenti dari milis saham

saham-subscribe@ yahoogroups. com untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links






    
     

    
    






  









-- 
David N. Oktavian




    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke