wew! terkesan bernada egp nih Pak Angelo.. marketter sebisa mungkin memberikan persepsi yang baik kepada para pelanggan potensialnya. di dunia sales, ada istilah *take it or leave it..!* namun tentunya setelah calon / pelanggan potensialnya diberikan edukasi yang baik tentang produk yang ditawarkan.. not *lu suka gw kasih.. elu ga doyan emang gw pikirin..* dari topik ini sudah ada yang memberi saran dan masukan utk produk anda, dan ada pula yang berminat namun tidak mengerti dan belum jelas dengan produk yang ditawarkan, namun tentunya dari keduanya sudah terkandung minat / antusiasme akan produk yang ditawarkan.. that's the potential buyers.. don't leave it! just my opinion.. salam hormat.
--- On Wed, 8/11/10, MetaStock Team <[email protected]> wrote: From: MetaStock Team <[email protected]> Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing System) To: [email protected] Date: Wednesday, August 11, 2010, 12:58 AM Setuju, kalau memang tidak mengerti tulisannya, tidak usah dibaca lagi besok2nya. It's that simple, isn't it? ----- Original Message ----- From: Andrie K To: sa...@yahoogroups. com Sent: Wednesday, August 11, 2010 12:49 AM Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing System) Setujuu. Saya lebih menghargai tipe posting yg seperti itu. To the point dan jelas. Walaupun mau ikut atau tidak semua itu tergantung kita masing2. Powered by Telkomsel BlackBerry® From: payoy...@gmail. com Sender: sa...@yahoogroups. com Date: Tue, 10 Aug 2010 17:47:01 +0000 To: <sa...@yahoogroups. com> ReplyTo: sa...@yahoogroups. com Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing System) Saya secara rutin selalu membaca posting metastok namun kl boleh jujur, saya tidak mengerti. Kapan harus entry dan kapan harus keluar tidak to the point. Kl saya better baca posting pak adrian maulana, jelas. Misal: kalo saham xxxx turun di angka xxxx saya PT sebagian, walopun sahamnya naik setelah PT (misalnya) namun jelas menurut saya lebih gentle dan to the point. Resiko ditangan sendiri namun posting pak adrian lebih bermanfaat buat saya. -just opinion- Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... ! From: "MetaStock Team" <MetaStock-Team@ bumianyar. net> Sender: sa...@yahoogroups. com Date: Wed, 11 Aug 2010 00:03:06 +0700 To: <sa...@yahoogroups. com> ReplyTo: sa...@yahoogroups. com Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing System) Sudah sebulan ini kami dua kali sehari memberikan analisis untuk 3 saham: ASII, BUMI dan BBCA strickly based on AMTASE Swing System. Ini adalah backtest ke depan. Ini diposting di milis MetaStock Indonesia. Bagi yang ingin mendapatkan analisis harian ini silahkan join free di http://metastock. bumianyar. com Semoga bermanfaat. Best regards, MetasStock Team Kalau boleh, bisakah Pak Angelo melakukan pengujian ke depan. Katakan saja pengujian selama 30 hari ke depan ini. Pak Angelo tinggal menyebutkan nama sahamnya, lalu buy di harga berapa dan berapa lot. Tentunya informasi yg diberikan adalah informasi yang belum terjadi. Atau, kalau punya mau sebutkan angka harga, maka yg dicantumkan adalah harga offer pada saat running/posting. Dengan demikian lebih fair untuk perhitungan kinerja. Cukup tiga saham saja selama 30 hari itu. Nanti tinggal kita bandingkan bersama dalam periode yang sama dan saham yang sama untuk sistem buy & hold. Kalau bisa, pilihan sahamnya yang sedang hangat dibicarakan saja, agar mengikutinya juga lebih seru. Saya rasa kawan2 disini akan sangat mendukung pengujian ke depan ketimbang pengujian ke belakang karena kawan2 disini akan banyak mendapatkan manfaatnya, dan juga bisa melihat dan merasakan langsung keampuhan sistem yang disebutkan. Saya sampaikan ini hanya sekedar membantu Pak Angelo agar dapat lebih mempromosikan dengan cara yang lebih mengena dengan kebanyakan anggota milis ini. Terima kasih sebelumnya. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2010/8/10 Angelo Michel <angelo_m_i_c_ h_...@yahoo. com> He he padahal bobot pengujiannya sudah diberatkan ke arah investor dari pada swing trading. Ok kalau begitu: 1. Silahkan Bapak tentukan periode pengujiannya. 2. Pengujian tentu sudah berulang-ulang namun tidak mungkin semuanya diposting ke milis. Justru yang diposting adalah yang lebih berat ke investor dari pada trader. Maka point 1 sedang ditunggu jawabannya, 3. Meaning? Pengujian sudah dilakukan kepada semua saham. Dan memang tidak semua saham kompatible. Tapi yang compatible jumlahnya lebih dari 100 saham, Silakan cek daftar backtestnya di: http://www.science4 traders.com/ AMTASECompatible List.html Rincian hasil backtest tentu tidak bisa diposting ke milis semuanya. Mr Tobeno pertanyaan Anda benar2 bermutu karena jenis pertanyaan Anda adalah tantangan utama bagi suatu sistem trading yang bermutu. Tantangan lain, bagaimana kalau diuji di market bearish? Ini pun sudah diuji. Boleh Bapak pilih saham yg tercantum di daftar pada link atas lalu kita backest di market bearish Pak. Best regards, Angelo MetaStock© Let You Know When to Trade and What to Trade From: tobeno <tobe...@yahoo. com> To: sa...@yahoogroups. com Sent: Tue, August 10, 2010 3:39:25 PM Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing System) Bila dibaca pernyataan berikut: Dengan demikian profit buy hold kalah dari Swing Trading. Ditambah quote: Buy and Hold is Dead mungkin terkesan agak dipaksakan dengan beberapa alasan berikut: 1. Tidak ada randomisasi di sini agar dapat dilakukan inferensia statistik. Tidak disebutkan kenapa AALI terpilih dalam pengujian. Mengapa periode uji Okt 08 - Mar 10? Saya perkirakan jenis saham dan periode dipilih menurut keinginan sipenguji. 2. Tidak dilakukan pengujian secara berulang sehingga tidak diketahui marjin error. 3. Tidak ada level of confidential hasil uji. OKI, kesimpulan yang mengatakan bahwa AMTASE lebih unggul dari B&H tidak dapat dipertanggung jawabankan secara ilmiah (CMIIW). Bisa saja penulis mengatakan bahwa saya sedang tidak melakukan penelitian ilmiah dan merasa tidak perlu melakukan 3 hal di atas. Bila benar demikian, fine! Kesimpulannya perlu diubah menjadi sbb: Dengan demikian profit buy hold kalah dari Swing Trading pada saham AALI pada peride 28 Okt 2008 hingga 10 Maret 2010. Saran: Lakukan pengujian (backtest) untuk sembarang saham pada berbagai periode yang dipilih secara acak agar kesimpulan dapat berlaku lebih luas. Banyak maaf... tobeno Sent from my BlackBerry®Bold powered by Sinyal Kuat INDOSAT From: "MetaStock Team" <MetaStock-Team@ bumianyar. net> Sender: sa...@yahoogroups. com Date: Tue, 10 Aug 2010 09:43:50 +0700 To: <sa...@yahoogroups. com> ReplyTo: sa...@yahoogroups. com Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing System) Back test ini adalah dengan data riil. sebagaimana bisa dilihat dichartnya, itu bukan harga rekayasa melainkan real fact. Tapi, untuk kenyataannya nanti akan sangat bergantung dengan tradernya. Ada seorang pembaca mengatakan bahwa faktor fear dan greed akan membuatnya menyimpang dari sistem sehingga profit tidak seperti diharapkan. Itu sangat betul. Namun, tanpa sistem yang bagus, dengan faktor fear dan greed seorang trader tidak punya peluang bagus untuk profit. Tetapi dengan sistem yang bagus, peluang profitnya menjadi lebih baik. Buy & holdnya pun real fact, hanya saja dalam prakteknya hampir tidak pernah ada investor yang benar2 beli di bottom dan jual pas di top. Jadi artikel tersebut hanya ingin menunjukkan bahwa seorang trader yang tingkat disiplin tinggi bisa meraih profit di atas buy & hold. Sekarang pertanyaan, trader macam apa kita? Semoga bermanfaat. Best regards, Angelo ----- Original Message ----- From: Susanto Salim To: sa...@yahoogroups. com Sent: Tuesday, August 10, 2010 2:56 AM Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE Swing System) Bro kalo mau buat perbandingan sebaiknya gunakan data riil. bukan dengan asumsi yang tentu saja bisa dicocokan sesuai kebutuhan kita. Maksud saya data riil di sini adalah kondisi yang benar2 terjadi. Jadi kita bisa minta data dari satu sekuritas besar trus diteliti apakah pemain model buy and hold yang lebih cuan atau trader yang lebih cuan. Kasaran begitu, dengan demikian baru bisa kita bilang on average dari sekian ribu data dalam periode ...sampai... pemain dengan sistem ... cuan nya lebih besar dari ... sebesar ...% kalo tiap kali bisa buy di dasar dan jual di puncak ya pasti lebih cuan. Masalahnya adalah bisa gak, dan kenyataan dilapangan seperti apa. Dengan cuma memberi satu contoh lantas membuat kesimpulan suatu sistem adalah unggul tentu terlalu berani. Misal, beberapa saat lalu saya beli lsip di 7800, sekarang sudah 9800, bisakah saya simpulkan bahwa saya akan selalu cuan....cuma karena hari ini hoki belum tentu besok atau lusa tetap hoki :D 2010/8/9 MetaStock Team <MetaStock-Team@ bumianyar. net> Buy & Hold vs Swing Trading Buy & Hold yang cocok bagi Investor sering kali dianggap lebih baik dari pada swing trading yg cocok bagi trader. Namun, dengan sistem yang handal, swing trading dapat lebih menguntungkan dari pada buy & hold. Mari kita lihat contohnya di AALI. Gambar di bawah menunjukkan uptrend AALI yg dimulai pada tanggal 28 Oktober 2008 dimana harga pada waktu itu berada di Rp4.600. Akhir dari Uptrend adalah pada tanggal 10 Maret 2010 dimana harga pada waktu itu adalah Rp24.950. Dalam kenyataan, tidak mungkin seorang investor dengan suatu analisa berhasil membuat keputusan dan berhasil membeli pada harga bottom (Rp4.600) lau di-hold beberapa bulan kemudian menjual di harga top (Rp24.950). Tapi dalam kasus ini kita ingin mengadu tingkat profit buy & hold vs swing trading, mana yang lebih profit? Jadi kita tetapkan saja secara muluk bahwa ada investor yang buy di harga bottom Rp4.600 dan hold lalu sell di harga top Rp24.950, maka profitnya adalah Rp20.350. Bagaimana dengan Swing Trader yang dalam artikel ini menggunakan sistem AMTASE Swing System? Fasilitas backtest dari MetaStock telah memberikan hasil simulasi trading pada periode yang sama: 28 Oktober 2008 sampai 10 Maret 2010. Apakah hasil tradingnya selama itu bisa menandingi profit buy & hold? Setelah dilakukan backtest dengan mengikuti sinyal beli/jual dari AMTASE Swing System, hasilnya adalah: Jika komisi trading ditetapkan 0.2% beli dan 0.3% jual. maka: Profit yang diperoleh dari buy & Hold adalah Rp20.340.8 Profit yang diperoleh dari AMTASE Swing System Rp24.336.1 Profit dari AMTASE Swing System 19.64% lebih besar dari pada buy & hold (Buy&Hold Index=19.64% ) Dari total trade AMTASE Swing System yang sebanyak 53 kali, ada 32 kali yang profit dan 21 kali yg loss. Dengan demikian profit buy & hold kalah dari Swing Trading. Padahal buy and hold yang ditetapkan sudah cukup muluk; beli di bottom dan sell di top dari uptrendnya. Buy & Hold is Dead. Semoga bermanfaat. Commentary ini bukanlah suatu rekomendasi beli atau jual, melainkan suatu petunjuk untuk menginterpretasikan indikator tertentu. Informasi di atas seharusnya digunakan hanya oleh investor yang memahami resiko dalam trading saham. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang disebabkan oleh penggunaan expert ini mau pun isinya. Ikut Workshop ATMASE Swing System pada tanggal 21 Agustus 2010 (TRADERS ONLY) Rincian lebih lanjut klik disini.
