Bhakti Investama Siap Akuisisi TambangSeperti diketahui, emiten memproyeksikan 
kebutuhan dana akuisisi sebesar US$250-300 juta.JUM'AT, 3 SEPTEMBER 2010, 10:06 
WIB
VIVAnews - PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) dalam waktu dekat dikabarkan akan 
merealisasikan akuisisi kuasa pertambangan (KP) batu bara di wilayah Kalimantan.

"Perseroan dalam waktu dekat akan mengumumkannya ke publik," kata 
sumberVIVAnews di Jakarta, Kamis malam, 2 September 2010.

Sekretaris Perusahaan Bhakti Investama, Robert Satrya, ketika dimintai 
konfirmasi menuturkan, bila perseroan akan melaksanakan aksi korporasi, 
pastinya segera diumumkan ke publik maupun media."Jadi, tunggu saja 
pengumumannya kalau sudah ada. Kalau belum ada, ya jangan direka-reka dulu," 
ujar dia kepada VIVAnews di Jakarta, Jumat 3 September 2010.

Per 30 Juli 2010, Hary Tanoesoedibjo memiliki saham berkode BHIT sebesar 17,15 
persen, PT Bhakti Panjiwira (17,02 persen), ABN Amro Nominess Singapore Pte Ltd 
(5,86 persen), UOB Kay Hian Private Limited (5,78 persen), dan UBS AG Singapore 
Non-Treaty Omnibus Account sebesar 5,37 persen. Sedangkan sisanya dimiliki 
publik.

Pada perdagangan Rabu, BHIT ditutup melemah Rp1 (0,96 persen) ke level Rp103. 
PT BNI Securities dengan kode NI tercatat sebagai broker yang paling banyak 
mengoleksi saham Bhakti Investama.

Sebelumnya, Bhakti Investama memproyeksikan kebutuhan dana akuisisi perseroan 
sebesar US$250-300 juta. "Sebagian besar dialokasikan untuk dana akuisisi 
pertambangan," kata Direktur Utama Bhakti Investama Hary Tanoesoedibjo di 
Jakarta, belum lama ini. (art)• VIVAnews

Kirim email ke