Bagaimana hubungannya ya antara GWM, BI rate terhadap inflasi? Apakah benar bila GWM atau BI rate dinaikkan, maka uang beredar akan berkurang sehingga mengurangi niat atau nafsu belanja akibat gak pegang uang yang pada akhirnya demand terhadap barang menurun, sehingga harga barang tidak terdongkrak naik atau inflasi tidak akan meningkat?
Mungkin para suhu ada yang bisa menjelaskan? Thanks BudiFranz Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: ari alex ari <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 6 Sep 2010 20:57:43 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Fw: [StockForex] BI Naikkan Rasio Cadangan Perbankan Kebijakan GWM & SBI Rate sbg instrumen monetr sam-sama alat pengendalian inflasi terkait jmlah uang berdar...BI pakai kebijakan GWM saat ini barangkali... krna sbg otoritas tunggak..bank mudah dikendalikan...d .GWM kalau nga salah juga diberikan bunga tapi lebh kcil dri SBI.. Permsalahannya kan... antara kebijakan GWM dan LDR dikeluarkan....tidak sejalan... --- On Mon, 6/9/10, RonaLd. W <[email protected]> wrote: From: RonaLd. W <[email protected]> Subject: Re: [saham] Fw: [StockForex] BI Naikkan Rasio Cadangan Perbankan To: [email protected] Date: Monday, 6 September, 2010, 7:26 PM Kalo SBI dihapuskan. Yang menjadi patokan tingkat inflasi suatu negara. dan interest orang menyimpang uang jadi tidak ada dongk ya??! Sent from BlackBerry® on 3 From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 6 Sep 2010 10:57:15 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Fw: [StockForex] BI Naikkan Rasio Cadangan Perbankan Saya termasuk salah satu yg sering teriak agar SBI dihapuskan saja karena hanya membuat inflasi makin tinggi akibat duit beredar makin banyak karena BI harus bayarin bunga. Sebagai alternatif solusinya, saya sering ngomong dan kasih saran untuk menekan laju inflasi, gunakanlah cara lain yaitu dengan menaikkan reserve requirement atau bahasa Indonesianya GWM (Giro Wajib Minimum). Syukurlah, akhirnya BI mau mendengarkan saran ini dengan menaikkan GWM dan bukan BI Rate. Mengenai SBI, saya tetap menyarankan BI untuk menghapuskan SBI saja. Instrumen ini hanya cocok untuk hal2 yg sifatnya butuh penanganan jangka pendek dan tidak cocok untuk jadi kebijakan permanen dengan terus menerbitkan SBI yang bagi saya justru malah menjadi salah satu faktor penyebab inflasi yang belakangan sulit terkendali (sehingga BI sempat berwacana untuk mengeluarkan kebijakan redenominasi rupiah). catatan: Beberapa waktu yang lalu, disalah satu milis saya sempat ngobrol panjang lebar terkait pemikiran ini selain saya terus bicara hal yang sama selama beberapa tahun belakangan ini. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2010/9/5 ari alex ari <[email protected]> Ibarat orang disuruh lari (salurin kredit) tapi kakinya diikat (sebagian dananya dialokasikan ke Cadangan/GWM)... --- On Sun, 5/9/10, RonaLd. W <[email protected]> wrote: From: RonaLd. W <[email protected]> Subject: [saham] Fw: [StockForex] BI Naikkan Rasio Cadangan Perbankan To: [email protected] Date: Sunday, 5 September, 2010, 10:38 PM ... . Sent from BlackBerry® on 3 -----Original Message----- From: MeLinda MeLisa <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Sep 2010 23:25:46 To: StockForex<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [StockForex] BI Naikkan Rasio Cadangan Perbankan BI Naikkan Rasio Cadangan Perbankan Bank Indonesia perintahkan bank untuk menyisihkan dana lebih banyak sebagai cadangan seiring naiknya inflasi ke level tinggi 16 bulan. Perbankan harus menaikkan alokasi dana cadangannya menjadi 8% dari total tabungan; ini lebih tinggi dari persyaratan sebelumnya yang hanya sebesar 5%. Kebijakan ini diharapkan dapat menyerap kelebihan likuiditas sebanyak 50 triliun rupiah, menurut pernyataan Bank Indonesia. Gubernur BI Darmin Nasution dan koleganya juga kembali menahan suku bunga di level 6.5%. “Bank sentral cukup khawatir dengan kelebihan likuiditas yang dimiliki perbankan komersil; yang jika dibiarkan dapat menambah tekanan inflasi,” papar Robert Prior-Wandesforde, ekonom Credit Suisse. “Bank Indonesia sepertinya mengambil sikap wait and see untuk melihat reaksi perbankan dahulu sebelum memutuskan untuk menaikkan suku bunga.” Sumber: http://intermoney.org ------------------------------------ ## StockForex ## _________________ ::Forum:: All about Forex and Stock Trading ; all currency pairs. All Major World Indices, Asian Stock Index. and Individual/single stock. We're not goin' anywhere Well, it's all right here. Enjoy it !! :) _________________ http://finance.groups.yahoo.com/group/StockForex Yahoo! Groups Links ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links
