Menurut saya sih sangat tergantung dari situasi market saat itu.
Saat bullish, hold bisa jauh lebih cuan.
Saat sideways, swing ataupun tektok lebih ada hasil.
Saat bearish, tektok.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Sono Puspahadi <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 22 Sep 2010 14:05:27 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Bls: [saham] Mohon sharing strategy trading

ini kan tergantung tipe si investor masuk ke golongan mana getoo dan seberapa 
banyak waktu yang dimiliki oleh si investor untuk memonitor. ada yang bisa 
mantau tiap hari, ada yang sibuk banget, ada yang risk taker dan risk 
avoider....

--- Pada Rab, 22/9/10, Bayu Parahita <[email protected]> menulis:

Dari: Bayu Parahita <[email protected]>
Judul: [saham] Mohon sharing strategy trading
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 22 September, 2010, 11:37 AM







 



  


    
      
      
      Dear all,Mungkin para senior sudah pernah melakukan riset / sekedar 
membandingkan dari beberapa strategy trading dibawah ini, mana yang paling baik 
(menghasilkan keuntungan yg cepat dan berlipat) :1. Long term investment (dalam 
hitungan tahunan)
2. Medium term (bulanan) 3 - 12 bulan3. Swing trader (beberapa hari / minggu 
atau bulanan) Minggu - 3 bulan4. Intraday (beli pagi jual sore)5. Tiktok atau 
mungkin disebut scalper (banyak transaksi dalam sehari..

Kalau ada dengan contoh perhitungannya..Terima kasih sebelumnya..
RgdsBayu



    
     

    
    


 



  






Kirim email ke