Namanya underwriter ya yg distribusikan saham di pasar pak.. Jadi memang akan jadi top seller.. Kalau tidak ada yg melempar barang ke pasar, barangnya mana beredar..itu yg saya tau CMIIW
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: satria ami putra <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 8 Oct 2010 10:24:35 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Heran, ZP (KIM ENG) kok begitu, ya? PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yg listing kemaren, antara lain menunjuk PT. Kim Eng Securities sebagai pelaksana. Tapi kalo dilihat resume transaksi, Ternyata Kim Eng yg kemaren melakukan TOP SELLER saham ICBP. Idih, kok begitu ya? INI BERITANYA: INILAH.COM: Pada perdagangan perdananya Kamis (7/10), harga saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) pada pukul 09:40 WIB naik 1,03% atau menguat 555 poin ke Rp5.950 atau turun saat dibuka di harga Rp6.000. Harga tertinggi saham ICBP ini tercatat senilai Rp6.200 dan terendah Rp5.900. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk merupakan emiten ke-14 yang mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham ICBP akan dicatatkan di papan utama BEI. Seperti diketahui, ICBP merupakan anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang melepas sekitar 1,16 miliar saham ke publik dengan harga penawaran per saham sebesar Rp5.395 per saham. Total dana hasil penawaran umum saham perdana diperkirakan yang berhasil diraup sebesar Rp6,291 triliun. Setelah penawaran umum saham perdana, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) memiliki saham sebesar 80% atau 4,664,763,000 dari sebelumnya 7,500.000.000 lembar saham. Publik memiliki saham ICBP sebesar 20% atau 1,166,191,000. Perseroan memperoleh efektif pada 24 September, masa penawaran pada 28-30 September 2010, dan pencatatan pada 7 Oktober 2010. Perseroan bergerak di sektor consumer goods. Rata-rata price earning industry per 5 Oktober 21.86 kali dan rata-rata price book value sebesar 5,29 kali. Perseroan menunjuk PT Kim Eng Securities, PT Credit Suisse Securities Indonesia, PT Deutsche Securities Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas. Perseroan mendapatkan pendapatan bersih sebesar Rp368,069 miliar per 31 Maret 2010.
