Saya mungkin berpikir seperti Anda saat ini terhadap fluktuasi INDF/ICBP yang menawarkan harga diskon (atau cuma sepertinya?) Namun, sebelum sampai pada keputusan beli, mengingat driving momentum atas kedua saham tersebut adalah berita maka sesuai rekomendasi para veteran traders/investors di berbagai bursa dunia saya akan tanyakan kepada diri saya berita berikut apa harus diantisipasi. Mengapa? karena setiap rilis berita akan kembali menekan saham-saham tersebut.
1. Otoritas Taiwan telah melakukan penarikan (recall) Indomie. (the Standard News oleh Rebecca Yu dan telah diberitakan oleh surat kabar di Indonesia); 2. Larangan impor oleh otoritas Taiwan disusul otoritas dari komunitas penggemar mi seperti Hong Kong, Cina, Jepang, Malaysia, Singapura? Akankah segera terjadi? Bayangkan import ban seperti travel warning, jika satu negara acuan mengeluarkan warning, yang lain akan ikut. 2. Bagaimana Majelis Ulama Indonesia (MUI) bereaksi sebagai pelindung konsumen skaligus pelindung umat? Jangan lupa, makanan/minuman halal/haram bukan hanya karena kandungannya diharamkan, tetapi juga dilihat ke-tayyib-an-nya (kebaikan/manfaat), apalagi jika makanan/minuman tersebut membahayakan kesehatan/keselamatan umum. 3. Bagaimana reaksi masyarakat yang dipandu oleh para LSM yang concerned dengan kesehatan/YLKI? Jangan lupa potensi gugatan class action dari publik. Dalam hal ini semua kepentingan bercampur baik yang menuntut pertanggungjawaban karena dirugikan maupun yang ingin diuntungkan karena mencari pertanggungjawaban. Litigasi atau tuntutan hukum adalah sesuatu yang serius yang menghambat kinerja bisnis usaha apapun di manapun. Setelah mengingat-ingat keempat poin/potensi berita/reaksi yang di atas, saya tanyakan pada diri saya sendiri, apakah satu berita ke berita lainnya selesai sehari semalam? Anda bisa bayangkan, dan sampai kepada kesimpulan, terlalu dini untuk trading/investing saham-saham itu. Momentum berita untuk kedua saham tersebut terlampau besar sehingga acuan Anda semata-mata terhadap chart, selain menyederhanakan masalah juga seperti tidak melhat masalah. Tips para traders/investors kawakan dari berbagai bursa dunia, lupakan sejenak chart itu, dan bersiap berekasi terhadap berita (reacting to news). Dalam kondisi khusus spt ini, akan banyak sinyal failed breakout jika Anda hanya menggantungkan diri pada chart. WHEN IN DOUBT, STAY OUT! "+"
