Mau ikutan komentar ah. Semua industri makanan memakai pengawet yang katanya dilarang itu, salah satunya Benzoic Acid atau Asam Benzoat dalam kadar tertentu. Dalam industri makanan ada beberapa standar yang menjadi acuan, yang paling umum adalah standar internasional.
Nah tapi beberapa negara ada yang menerapkan standar yang lebih ketat daripada standar internasional, misalnya USA dengan FDA nya. Kemungkinan Taiwan juga menerapkan standar yang lebih ketat daripada standar internasional juga. Mungkin itu sebabnya juga jika kita makan makanan di luar negeri rasanya kurang "nendang" dan kurang berbumbu atau kurang gurih, karena bahan penambah rasa atau penyedapnya lebih sedikit. Dari berita yang saya baca, permasalahannya saya yakin betul ada pada produk yang memakai standar yang berbeda. Misalnya Indomie untuk Indonesia diselundupkan dan dijual di Taiwan, sama halnya juga dengan produk makanan dari China yang masuk secara ilegal ke Indonesia. Bisa juga terjadi kesalahan pengiriman atau kesalahan packing. Mengapa setiap negara memakai standar yang berbeda? Hal ini tergantung kebijakan negara tsb. Saya ambil contoh gampangnya saja seperti di bawah: Di Indonesia ketika kita makan makanan Padang dengan bumbu santan yang kental atau makanan Manado dengan sambalnya yang pedas serta asam, tidak banyak yang sakit perut karena makan makanan seperti itu. Tapi orang Jepang atau bule yang makan makanan seperti itu bisa mengalami sakit perut dan diare sehingga bisa dianggap makanan Padang dan Manado berbahaya bagi mereka. Contoh lain: Baru-baru ini Michelle Obama (ibu negara USA) mencapai kesepakatan dengan industri makanan di USA untuk mengurangi jumlah kalori. Jika kesepakatan ini disahkan dalam bentuk undang-undang atau peraturan FDA maka standar USA untuk kalori akan menjadi lebih rendah daripada standar USA sebelumnya. Mengapa standar tsb diubah? Salah satu tujuannya agar warga USA lebih sehat karena USA mengalami masalah kesehatan yaitu kebanyakan warganya yang kegemukan bahkan obesitas. Contoh lagi: Makanan anak-anak yang memakai MSG yang telah melewati uji BPOM tidak berbahaya jika dimakan satu bungkus. Tapi jika satu anak makan satu dus maka makanan tersebut bisa jadi berbahaya karena kandungan MSG yang dikonsumsinya sudah berlebih. Jadi bisa jadi standar yang berbeda itu diterapkan karena konsumsi masyarakat yang berbeda. Misalnya orang Taiwan biasa makan mie instan 5 kali sehari sedangkan orang Indonesia paling banyak 3 kali sehari. Kesimpulan: 1. Kemungkinan permasalahan Indomie ini adalah masalah standardisasi dalam perdagangan saja. 2. Seaman apa pun zat pengawet tetap ada batas amannya. Tidak baik mengkonsumsi makanan yang berpengawet. 3. Seaman apa pun makanan bahkan yang alami sekalipun, yang namanya kebanyakan itu tidak baik :D Saya pribadi karena ngarep diskon yang senang2 saja kalau INDF jatuh terus karena ada kesempatan untuk akumulasi. Jangan tanya di harga berapa saya akan akumulasi karena saya pelit nawar saham bahkan suka dianggap sinting :D --- In [email protected], "Andy Nicoolas" <dcor_c...@...> wrote: > > Denger2 dikit kok bro, lagian sanggahan resmi dr indofod sudah keluar di > tvone td sore, bahwa penggunakan bahan mereka itu dibawah standar inter, jd > masih aman :) > http://cerigis.blogspot.com - Talk Everything for You, check itu out > > Sent from my вεггÑBull® > Sinyal Bullish tapi Bearish, Sinyal Bearish tapi Bullish... Try 2 find The > BottoM.. ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
