Bang IAN, mohon komentarnya atas pemberitaan ini dong please?

--- On Sun, 10/24/10, Cut Luna <[email protected]> wrote:

From: Cut Luna <[email protected]>
Subject: [saham] Fwd: [meta-noia] JPRS lagi: detikcom-Saham IPO KS Ditawar 
Rendah Investor Asing
To: 
Date: Sunday, October 24, 2010, 7:23 PM







 



  


    
      
      
      wah, asyik juga ngikutin berita jprs nih. lagi dari positip nih di milis 
sebelah. seru bo'


---------- Forwarded message ----------
From: positif01 <[email protected]>
Date: 2010/10/25

Subject: [meta-noia] JPRS lagi: detikcom-Saham IPO KS Ditawar Rendah Investor 
Asing
To: 



  




Apresiasi yang tinggi patut diberikan kepada Komisaris Utama KS Zacky Anwar  
yang telah membagi informasi yang jujur untuk keperluan investor/trader. IPO KS 
dipastikan berlangsung sukses, tapi tidak berarti spekulan euforia efek KS 
seperti JPRS akan mampu merealisasikan harga mimpinya di 1500 sebagaimana klaim 
segelintir pihak. Sebagaimana dilansir oleh detik.com (22 Oktober) setelah jam 
bursa tutup,

 
PT Krakatau Steel (KS) telah memutuskan harga saham perdana dalam IPO (Initial 
Public Offering) berada di kisaran Rp 800-Rp 1.150 per saham. Namun ternyata 
para investor asing menawar saham KS di harga rendah.
Hal disampaikan oleh Komisaris Utama KS Zacky Anwar ketika ditemui di kantor 
Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (22/10/2010).

"Kalau (investor) luar negeri tawarannya kecil. Investor asing hanya berani Rp 
800-Rp 1.000," jelasnya.
(http://www.detikfinance.com/read/2010/10/22/140907/1472307/6/saham-ipo-ks-ditawar-rendah-investor-asing)

 
Ini sekaligus meng-counter salah satu satement dalam milis terkait penilaian 
saya terhadap harga JPRS, bahwa momentum harga baja menjustifikasi kenaikan 
harga JPRS sampai 1500. Jika itu yang terjadi, investor global akan menawar KS 
pada harga premium. Jika premis harga baja benar seperti dimaksud, hal itu 
tidak berarti harga JPRS pantas untuk naik lagi, bahkan dengan harga sekarang 
yang jelas-jelas overvalued. Harga batubara naik sepanjang 2010 tidak 
menjadikan harga BUMI naik dahsyat jika dibandinkan harga awal tahun, bukan?


Bagaimana informasi dari KS ini dideduksi untuk penilaian terhadap 
potensi/dinamika harga JPRS? Sangat sederhana sekali. Cukup akal sehat dan 
rasio komparasi sederhana sesama industry peer. Bayangkan Anda punya dana Rp1 
juta, dihadapkan kepada pilihan KS atau JPRS. Dengan fakta bahwa asing 
sekalipun masih menawar KS di harga Rp800 dan tidak mau lebih dari Rp1000, 
bagaimana Anda bisa berharap JPRS yang sales/revenues-nya 1/38 dan EPS 
annualized 1/3 dari KS bisa melampaui harga KS? All in all, target price 
Pefindo di 450 untuk JPRS sudah cukup baik untuk akal sehat kita, meski saya 
lebih prefer JPRS di harga Rp350-Rp400.

 
"+"
 





    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke