Artinya akan turun yah emiten baja?
Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

-----Original Message-----
From: positif01 <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 27 Oct 2010 10:45:30 
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] BAJA global: Apa yang sedang terjadi?

Waspadai outlook baja. Beberapa fakta kunci seputar dinamika baja global
mengindikasikan sentimen negatif atas potensi penguatan harga baja.

 1.  04 Juni: perusahaan baja Cina, Baoshan Iron & Steel menurunkan harga
jual baja (
http://www.marketwatch.com/story/baoshan-wuhan-to-cut-august-steel-prices-2010-07-14
)

2.  07 September: otoritas Cina memulai instruksi penghentian/pengurangan
produksi baja dalam rangka pencapaian tujuan penghematan energi setidaknya
sampai akhir tahun 2010 (
http://www.asianews.it/news-en/Energy-hungry-China-might-have-to-reduce-steel-production-19477.html
);

3.  16 September: perusahaan baja terbesar CIna, Hebei Iron & Steel Group,
telah menurunkan harga jual baja konstruksi sebesar 180 yuan (US$27.04)/ton,
mengikuti Baoshan Steel (
http://www.chinaknowledge.com/Newswires/News_Detail.aspx?NewsID=38065&cat=CMP
);

4. 12 Oktober: POSCO, perusahaan baja asal Korea Selatan, yang merupakan
perusahaan baja dunia ketiga terbesar telah menurunkan proyeksi laba
tahunannya setelah laba yang melemah pada kuartal 3 (
http://www.businessweek.com/news/2010-10-12/posco-cuts-profit-forecast-after-costs-erode-earnings.html
).

5. 25 Oktober: benchmark kunci iron ore (tepung besi) jatuh di bawah US$150
untuk pertama kalinya setelah dua minggu akibat permintaan dari Cina yang
menurun. Steel Index (TSI) 62% untuk iron ore turun sebesar US$2.40 menjadi
US$149.40/ton untuk transaksi C&F Cina.

6. 26 Oktober: sementara hanya sedikit pembeli (bid) yang masuk untuk
penawaran ore India (kandungan 63.5%) di kisaran harga US$160-162/ton tujuan
Cina.

7. 26 Oktober: ArcelorMittal, perusahaan baja terbesar dunia, memprediksi
permintaan pada kuartal 4 yang tengah berlangsung akan tetap lesu, yang
diikuti dengan marjin usaha yang makin tipis, dipastikan akan semakin
menekan laba setelah kuartal 3 yang lemah (
http://www.reuters.com/article/idAFLDE69O0SQ20101026?rpc=44).

8. 26 Oktober: saham baja asal AS, AK Steel, mencatat rugi bersih kuartal 3
dan penurunan harga hingga 4% Selasa malam akibat bahan baku yang naik tajam
dan mandeg-nya perbaikan ekonomi. AK Steel juga memprediksi kerugian untuk
kuartal 4 (http://www.reuters.com/article/idUSN2627256520101026)

9: 27 Oktober: Perusahaan-perusahaan baja AS dan Eropa menghadapi masa-masa
sulit menjelang akhir 2010 dengan perkembangan harga baja yang menurun dan
permintaan yang terus melemah (
http://news.tradingcharts.com/futures/3/8/147533183.html).

Moral of the story: Kesemua fakta di atas menjelaskan bahwa Kementerian BUMN
tidak "kebangetan" sebagaimana kutipan di media lokal terkait penetapan
harga IPO Krakatau Steel. Pemerintah justru jujur dan realistis atas
dinamika harga baja global, dan tentu saja investor tidak terlalu bodoh
untuk mengejar mimpi.

Bagaimana dengan saham baja Anda? Bagaimana Anda membaca chart Anda?
""Follow the trend because market is your friend"

"+"

Kirim email ke