Wekekek!! mampus pada dikerjain! Yang mau ikut training bang ian, tanya lagi, itu training serius apa becanda? wkwkwk! Daud Muhamad Samsudin Hardjakusumah [email protected] sidaut.blogspot.com
________________________________ From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sat, October 30, 2010 2:29:06 PM Subject: Re: [saham] Tidak dapat jatah KS? Sahabat2 saham semuanya yang mungkin terlewatkan tips dan tricknya, saya sertakan copy tulisan sebelumnya....hehehehe. Intinya, pesan 0 lot saham IPO, maka pasti akan dipenuhi semua permintaannya :) Eniwei, menurut saya ambil hikmahnya sajalah soal IPO KS ini. Paling tidak bersyukur saja tidak jadi dapat saham IPO KS. Bayangkan saja kalau ternyata dikasih semua permintaanya di harga 1100. Apa ngga pada deg2an sekarang nantinya KS pas listing bakal di harga berapa? Iya kalau sempat jualan di harga 1100, kalau ternyata langsung merosot ke 1000 atau 950, khan pada bonyok deh para trader yang terlanjur pesan. Nah, ketimbang dapat 1100, khan sekarang sudah dikasih lebih murah di 850, moga2 listing hari pertama dikasih di harga 900, jadinya bisa menghemat 200 perak per lembar khan? Ambil sisi positip nya sajalah, supaya trading saham bisa tetap happy ya. Hati yang happy bisa bikin panjang umur dan sehat2 :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2010/10/30 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>: > Ketimbang keburu heboh, saya kasih tahu saja trik nya bagaimana supaya > dipenuhi permintaan IPO saham apapun. Caranya adalah jumlah permintaan > 0 lot alias tidak usah pesan sama sekali. Maka permintaan yang seperti > itu akan dipenuhi semuanya alias ya tidak dapat saham sama sekali :) > > Saya memang sudah 20 tahun tidak pernah lagi membeli saham IPO. Saham > IPO terakhir yang pernah saya beli adalah saham INCO dengan harga IPO > 9800, dan listing tanggal 16 Mei 1990. Waktu masih masa penawaran, > hebohnya minta ampun. Karenanya saya beli banyak waktu itu. Karena > memang saat itu sering kali saham2 IPO, hari pertama listing suka naik > berpuluh persen atau bahkan lebih dari 100%. Hari pertama listing INCO > saat itu, malah turun dan bukannya naik. Saya lupa saya jual berapa, > kalau tidak salah sekitar 9400-9600. Seingat saya, langsung jual > setelah hari pertama ternyata tidak naik. > > Sejak itu, saya tidak pernah lagi main saham IPO. Dasar pemikirannya > sederhana saja. Pertama, nunggunya lama, duit mati sekian lama (karena > dulu tidak ada namanya book building). Kalau sekarang alasan tidak mau > ikutan beli IPO walau banyak ditawarin, karena alasan di atas, lalu > juga pada saat tanggal listing, belum ketahuan situasi bursa masih > akan bearish atau bullish. Selain itu, saham IPO belum ada chart nya, > sementara andalan saya trading utamanya pakai chart. Bagi saya, main > saham IPO seperti main di gelapan, tidak memiliki kontrol seperti di > saham secondary (yg sudah listing). Ditambah lagi seringnya, kalau > sahamnya mau naik, penjatahannya sedikit sekali dapatnya. Tapi kalau > dapat banyak, malah cenderung turun sahamnya pas listing. Serba repot > dan nyusahin :) > > Kira2 itu alasan saya tidak pernah mau lagi main saham IPO selama 20 > tahun ini. Sehingga setiap ada IPO saham apapun maka hal tersebut > selalu terpenuhi semuanya alias 100% terpenuhi :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2010/10/30 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>: >> Terus terang, permintaan saya atas IPO Krakatau Steel dipenuhi >> semuanya. Dari awal sudah saya perkirakan permintaan saya akan >> dipenuhi semuanya, dan saya yakin sekali dengan hal tersebut. :) >> >> jabat erat, >> Irwan Ariston Napitupulu >> >
