INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Indonesia Jumat (5/11) diperkirakan  
terkoreksi. Namun saham dari sektor komoditas batu bara dan  infrastruktur 
masih 
berpeluang menguat. 


Yuganur Wijanarko dari HD Capital mengatakan, Indeks Harga Saham  Gabungan 
(IHSG)  hari ini  masih akan terkoreksi. Kendati sudah terjadi rebalancing 
portofolio  jelang akhir tahun untuk window dressing, pelaku pasar masih  
merealisasikan keuntungan di saham-saham unggulan. "Dengan terkoreksinya  saham 
berkapitalisasi besar, maka bursa pun sulit menguat," ujarnya  kepada 
INILAH.COM.  


Yuga menilai, dana asing sebenarnya belum keluar dari pasar Indonesia.  Ia 
melihat, adanya peralihan dana dari saham PT Telekomunikasi Indonesia  (TLKM)  
dan PT Astra International (ASII),  ke saham berkapitalisasi besar lainnya yang 
setara, seperti PT Bank  Rakyat Indonesia (BBRI),  PT Bukit Asam (PTBA)  dan PT 
Gas Negara (PGAS).  "Mereka pindah ke BBRI dua hari lalu, sedangkan kemarin ke 
PTBA dan  PGAS," ulasnya.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/947192/saham-batu-bara-masih-bisa-jadi-pilihan


      

Kirim email ke