Katanya skrg ada OLT yang menyediakan buy and sell indicator ya? 
Kalo di HOTS fasilitas chartnya ada tapi kurang flexible. Sebagai contoh kalo 
mau pake indicator BB atau PSAR pada indicator price and vol standard ga bisa 
ditampilkannya selalu pada frame yg terpisah. 

Salam,
Bayu

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Oguds <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 6 Nov 2010 22:01:32 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re[2]: [saham] Fee Margin Mencekik Leher (was U/ pak Taufik BKI pilih 
OLT)

Saturday, November 6, 2010, 6:41:56 PM, you wrote:

bgc> Ambil sesuai sifat masing-masing

Saya baru mampir ke situs IPOT, dan menarik membaca iklan jebakan fee
murah. Setahu saya, bunga margin di situ (0,2%) salah satunya YP.
Sebagai pengguna HOTS, saya tahu konsekuensi biaya ini, tapi cukup
terkejut ketika minggu kemarin tugas ke daerah, seminggu margin tidak
dilepas, besarnya memang luar biasa. Belum dihitung fee-nya.

Margin atau dana talangan hemat saya adalah fasilitas yg layak
dimanfaatkan. Saya rasa ini bukan suatu kerakusan, tapi bantuan modal.
Anggaplah trader sebagai pengusaha, jaminannya berupa modal dan saham.
Masalahnya di sini, biaya yg tidak rasional dikenakan oleh sekuritas.
Misalnya dengan 0,2% per hari, setahun (365 hari) bisa mencapai 73%.

Padahal, likuiditas perbankan saat ini benar2 melimpah. Kredit
konsumsi yg ditawarkan bank, misalnya BRI per bulan 0,9%, dan Mandiri
0,85%. Dengan biaya lain2, total sekitar 14% setahun. Jadi keuntungan
sekuritas selain fee adalah meminjamkan uang ke nasabah dan
menghasilkan keuntungan 60% setahun (asumsi pinjaman bank tadi).
Praktek ini tidak berbeda seperti tengkulak atau lintah darat.

Pesan yg bisa diambil, perlu diversifikasi sekuritas. Gunakan program
OLT yg bagus untuk memonitor saham, gunakan sekuritas lain untuk
membeli, dst. Kita ambil yg terbaik dari setiap sekuritas.

-- 
Tertanda,
Oguds [960000031]


Kirim email ke