Terima kasih Pak untuk review nya. Jadi kawan2 lainnya bisa dapat masukan dan gambaran yang lebih jelas :)
jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2010/11/8 <[email protected]> > > > Betul bang. > > Tembus break peak (BP atau resisten) beli, tembus break through (BT atau > support) jual. Harapannya garis support naik, sehingga garansi profit jg > ikut naik. > > Sebenarnya break BP-BT ini adalah tahap ke 2 dari proses. > > Tahap pertama yg lebih penting adalah proses pemilihan saham potensial, > termasuk backtesting. Indikator yg diperhatikan adalah trend harga, harga > break high (minimal highest dalam 3 bulan terakhir, semakin lama semakin > baik), volume (peningkatan vol dibanding sama ave vol selama 6 bulan > terakhir), dan beberapa indikator lainnya, termasuk k-line (garis resiko). > Setelah kita mendapatkan saham potensial, barulah entry rule berdasarkan BP > dipakai. > > Backtesting juga penting, karena kadang ada saham yg grafiknya uptrend, > tapi sering terkena BT. Kasarnya, tidak compatibel lah dengan sistem. > > Sistem ini di claim bisa jalan untuk kondisi bullish, bearish (tapi main di > luar) maupun sideways. > Saya belum bisa buktikan bearish maupun sideways sih. Belum pernah > mengalami sendiri. Tapi sepertinya sideways yg compatibel itu swingnya agak > lebar, kisaran bbrp bulan baru cocok. > > Saya rasa sistem t3b lebih bersifat konservatif, lebih cocok untuk orang2 > yg sibuk dan tidak bisa monitor setiap menit. Jadi pasang buy atau sell/cut > loss di pagi hari (menggunakan add when), trus ditinggal kerja. Baru malam > dicek hasilnya. > > Untuk full time professional trader, saya yakin hasil t3b akan kalah. > > Oh ya. Money management. Porto dibagi 5-8 saham. Full belikan saham semua, > tidak perlu disisakan untuk "cadangan". Biarkan semua uangnya bekerja. > > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Mon, 8 Nov 2010 19:23:04 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Info T3B > > > > Maaf, saya perlu koreksi sedikit tulisan saya di bawah. > Sistem T3B kalau tidak salah menggunakan break peak untuk sinyal buy. Lalu > untuk cut loss nya akan menggunakan prosentase tertentu (kalau tidak salah > ingat 8%). Kemudian menggunakan trailing stop dengan sistem breakout dimana > trailing stopnya ada di break trough kalau tidak salah ingat. Silakan pihak > T3B yang ada di sini mengoreksinya kalau saya salah sebut. > > Lalu di paragraf ketiga, Saya perlu koreksi juga, harusnya tertulis, "Saat > market sideways, maka sistem ini akan kena banyak false signal alias setelah > breakout, bukannya harga sahamnya naik terus, tapi malah turun mencoba > supportnya kembali alias bermain dalam range. > > Demikian saja sedikit koreksi walau mungkin saja ada hal di bawah yang > kurang tepat penulisannya. Tapi kira2 gambaran besarnya seperti itu. > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2010/11/8 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > >> Saya pernah datang satu kali ke preview T3B. >> Dari pengamatan saya sekilas, mereka tampaknya menggunakan sistem >> breakout. >> >> Jadi, kalau break peak (puncak), akan keluar sinyal buy. >> Kalau ada break trough (bawah atau lembah atau support), maka akan >> sell/likuidasi. >> >> Sistem breakout ini akan terasa manfaatnya saat market bullish. Saat >> market bearish, maka sistem ini akan kena banyak false signal allias setelah >> breakout, bukannya harga sahamnya naik, tapi malah turun :) >> >> Untuk menggunakan sistem breakout, sebenarnya tidak perlu repot2 keluar >> uang banyak per tahunnya. Cukup memiliki software grafik yang banyak beredar >> saat ini. Harganya pun jauh lebih murah. >> >> Yang saya tahu, misalnya Amibroker itu hanya Rp2,5 juta saja dan >> lisensinya untuk seumur hidup. Data EOD bisa diambil dari yahoo lewat >> software Amibroker (Amiquote), dan sifatnya gratis selama disediakan oleh >> yahoo. >> >> Setelah memiliki software seperti Amibroker, maka anda bisa men set up >> formula yg anda inginkan. Misalnya mau pakai formula yg mirip seperti T3B. >> Anda juga bisa men settingnya agar dikirim via email anda bila terjadi break >> out atau break trough. Fasilitas ini bisa digunakan bila komputer anda yang >> ada software amibrokernya tetap hidup. Dengan cara ini, anda seperti >> memiliki sekretaris pribadi yang anda tugasi untuk memantau pergerakan harga >> saham :) >> >> Mengingat saat ini sudah banyak handphone yg mampu menerima email, dan >> bisa disetting khusus suaranya, maka kita akan lebih mendapatkan manfaatnya >> ketika harus berada jauh dari komputer. Misalnya sedang meeting, sedang >> makan siang, sedang bertemu dengan klien, dll. >> >> Kalau memang banyak peminat software Amibroker disini, saya bisa mintakan >> diskon harga khusus. Silakan daftar saja ke saya. Nanti saya kumpulkan dan >> pesan sekaligus ke distributor resmi dari Amibroker untuk Indonesia. >> >> Bila ada yang ingin membayar dengan menggunakan kartu kredit, bisa kontak >> saya via japri. Nanti saya berikan secure online untuk transaksi via kartu >> kredit. >> >> Semoga bermanfaat. >> >> jabat erat, >> Irwan Ariston Napitupulu >> >> 2010/11/8 Desi Prasetiawati <[email protected]> >> >> >>> >>> Ada yang pernah ikut pelatihan T3B? bagus ga ya? >>> Mohon infonya, Thanks. >>> >>> Desi >>> >>> >>> >>> >> > > > >
