Sebagaimana data dari AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia)
kemarin, penjualan domestik sepeda motor di Indonesia naik 13 persen dari
tahun 2009 menjadi sebanyak 694.885 unit pada bulan Oktober. Volume
penjualan dipimpin oleh Honda, Yamaha dan Suzuki. (
http://www.reuters.com/article/idUSJAK10984920101108). Data ini
mengindikasikan meningkatnya permintaan konsumer, termasuk cyclical consumer
goods terkait dengan kendaraan itu sendiri, seperti kebutuhan akan ban.

Momentum ini merupakan sentimen positif untuk beberapa saham emiten
miscellaneous industry, khususnya, yang belum naik cukup signifikan seperti
produsen ban MASA. Selain itu kenaikan harga karet akibat kekhawatiran
suplai dari Indonesia (
http://www.bloomberg.com/news/2010-11-08/rubber-futures-in-shanghai-singapore-climb-to-records-amid-supply-concern.html),
dapat mendorong lebih jauh kenaikan harga MASA yang berdasarkan statistik
setahun terakhir bergerak paralel dengan kenaikan harga bahan baku karet.
Akumulasi MASA oleh asing mulai terindikasi kemarin melalui volume transaksi
oleh broker berkode BK (J.P. Morgan), dan harga mulai bersiap bergerak naik.

"+"

Kirim email ke